Waspada Masker Medis Palsu, Begini Cara Membedakan dan Risiko Menggunakannya

Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap peredaran masker medis palsu di pasaran.

Editor: Muji Lestari
SHUTTERSTOCK/MARIDAV
Ilustrasi masker. Simak cara membedakan masker medis palsu dan yang asli. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap peredaran masker medis palsu di pasaran.

Adapun jenis masker medis adalah masker bedah dan masker respirator.

Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes, Arianti Anaya mengatakan, masker medis palsu yang dimaksud adalah yang tidak memiliki izin edar dari Kemenkes tapi diklaim sebagai masker medis.

Untuk mendapatkan izin edar, masker harus memenuhi persyaratan mutu keamanan, dan manfaat.

Karena itu, harus dilakukan uji bacterial filtration efficiency (BFE), particle filtration efficiency (PEE), dan breathing resistance.

Berbeda dari masker respirator yang jadi andalan tenaga medis di masa pandemi, masker bedah sering digunakan oleh masyarakat umum.

Barang palsu ini memiliki kualitas yang buruk dan penggunaannya tidak efektif. Karena itu pemakai masker abal-abal ini lebih rentan tertular virus SARS-CoV-2.

Baca juga: Ramadan 2021: Salat Tarawih dan Idul Fitri Boleh Berjamaah di Luar Rumah, Ini Aturan Lengkapnya

Sayangnya agak sulit membedakan masker asli dan palsu secara fisik.

Keasliannya baru bisa dipastikan lewat uji laboratorium.

Namun bukan berarti kita tidak bisa menghindarinya.

Baca juga: Usai Malam Pertama dengan Aurel, Atta Halilintar Sebut Enaknya Menikah Muda: Dapat Enak dan Pahala

Baca juga: Terduga Teroris Mengaku Eks Anggota FPI, Kuasa Hukum Rizieq Shihab: Ini Upaya Pembusukan

Baca juga: Munarman Ucap Kalimat Zikir, Namanya Tertulis di Benda Mencurigakan Diduga Berisi Magasin dan Peluru

Agar kesehatan tetap terjaga, terapkan 3 hal berikut ini dalam cara memilih masker medis asli dan berkualitas.

Berikut ini cara membedakan masker paslu atau asli:

1. Material yang dipakai

Masker bedah menggunakan material berupa Non – Woven Spunbond, Meltblown, Spunbond (SMS) dan Spunbond, Meltblown, Meltblown, Spunbond (SMMS).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved