Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Pemkot Tangsel Larang Masjid dan Musala Gelar Tarawih saat Lingkungannya Masuk Zona Merah

Pemkot Tangsel akan melarang pelaksanaan salat tarawih di masjid dan musala jika lingkungan RT-nya masuk dalam zona merah.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (8/3/2021) - Pemkot Tangsel akan melarang pelaksanaan salat tarawih di masjid dan musala jika lingkungan RT-nya masuk dalam zona merah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan surat edaran nomor 3 tahun 2021 tentang panduan beribadah pada Bulan Ramadan 2021 atau 1442 Hijriah.

Dalam edaran tersebut, Kemenag memperbolehkan umat muslim beribadah di Masjid dan Musala termasuk salat tarawih, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

Jumlah jemaah maksimal hanya 50% dari kapasitas tempat ibadah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) baru akan menindaklanjuti surat edaran Kemenag dan berencana akan menerbitkan juga surat edaran terkait kegiatan ibadah di Bulan Ramadan.

"Jadi kita nanti mungkin akan melakukan hal yang sama lah dengan pedoman dari Kementerian Agama," ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie melalui sambungan telepon, Selasa (6/4/2021).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie di Puskesmas Ciater, Serpong, Senin (29/3/2021).
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie di Puskesmas Ciater, Serpong, Senin (29/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Sebagai orang nomor dua di Tangsel, Benyamin ingin ibadah di Bulan Ramadan tidak membuat kasus Covid-19 meluas.

Ia mengarisbawahi pentingnya penerapan prokes yang harus ditaati pengelola masjid dan musala serta jemaahnya.

"Diperbolehkan, dengan catatan 50% dari kapasitas, jaga jarak dan tetap protokol kesehatan di terapkan," ujarnya.

Baca juga: Eks Persija Diduga Terlibat Penipuan, Wali Kota Bekasi: Kalau Sudah Teridentifikasi Lebih Gampang

Benyamin mengatakan, pihaknya akan melarang pelaksanaan salat tarawih di Masjid dan Musala jika lingkungan RT-nya masuk dalam zona merah.

Seperti diketahui, dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), satu lingkungan RT distatuskan zona merah atau bahaya paparan Covid-19 jika terdapat 10 lebih rumah yang penghuninya terpapar Covid-19

Jika ada RT yang teemasuk dalam zona merah Covid-19, Pemkot Tangsel akan mengimbau agar warganya melaksanakan ibadah di rumah. 

Baca juga: Kisah Seorang Pria Kumpulkan 300 Ribu Tiket Wahana Bermain Selama 1 Tahun, Ditukar dengan Handphone

"Dengan catatan lain kalau umpamanya zonanya naik lagi. Lingkungan setempat zona yang berbahaya ada penularan  Covid-19 ya kita akan melakukan pelarangan nantinya. Kita imbauan untuk salat tarawihnya di rumah. Kira kira begitu," pungkas Benyamin.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved