Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Sidang Putusan Sela Rizieq Shihab, Polisi Lakukan Penyekatan di Perbatasan Tangerang

Penyekatan dilaksanakan di Perbatasan Cikupa-Curug Gumarang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Ilustrasi pendukung Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polresta Tangerang melakukan penyekatan mengantisipasi pergerakan massa yang akan bertolak ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (5/4/2021) malam.

Penyekatan dilaksanakan di Perbatasan Cikupa-Curug Gumarang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Penyekatan dilaksanakan guna menghalau massa yang akan ke PN Jakarta Timur untuk menghadiri sidang putusan sela Rizieq Shihab yang akan dilaksanakan Selasa (6/4/2021).

"Kami imbau masyarakat untuk tidak ke Jakarta untuk menghadiri sidang HRS. Karena saat ini situasi sedang pandemi dan sidang dapat disaksikan secara virtual," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Penyekatan dilakukan dengan memeriksa kendaraan yang melintas.

Seperti kendaraan sepeda motor, mobil, atau angkutan bus.

Kendaraan yang diperiksa, lanjut Wahyu, adalah kendaraan yang mengarah ke Jakarta.

"Kegiatan pemeriksaan tetap dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan dan sikap humanis," ujar Wahyu.

Saat penyekatan, menurutnya, tidak ada indikasi gerakan massa yang mengarah ke PN Jakarta Timur untuk menghadiri sidang lanjutan HRS.

Dalam kegiatan itu diterjunkan 30 personel  dari Polresta Tangerang, Polsek Cikupa, dan Polsek Panongan.

Selain itu, 10 petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang juga turut dilibatkan.

Baca juga: Ditangkap, Penjual Senjata ke Zakiah Aini Mantan Napi Teroris di Aceh, Apa Perannya Kala Itu?

Baca juga: Yang Dinikahi Janda, tapi Anak dan Cucu Istrinya Ikut jadi Budak Nafsu, Korban Terakhir Tewas Tragis

Baca juga: Banjir Bandang NTT Belum Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional, Ini Alasan Pemerintah

Wahyu mengingatkan, situasi pandemi Covid-19 belum selesai.

Sehingga masyarakat diimbau untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

"Juga menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Jadi kami sarankan tidak ke Jakarta bila tidak untuk kepentingan mendesak," pungkasnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved