Breaking News:

Warga Ngamuk dan Bakar Tempat Pengajian Usai Dengar Pengakuan Santriwati, Sang Guru Kabur

Muhlis menambahkan pelaku sudah tidak berada di rumahnya sebelum bangunan tempat mengaji dibakar warga.

ISTIMEWA
ILUSTRASI - Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pemadaman api toko material yang terbakar di Jalan Raya Tengah, RT 10/RW 08, Kelurahan Tengah, Jumat (19/3/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang guru ngaji yang diduga pelaku pencabulan kini buron.

Pelaku sudah tidak ada di tempat saat warga yang emosi membakar tempat ngaji para santri.

"Pelaku SR (41) masih dalam pencarian," kata Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat saat dihubungi, Selasa (6/4/2021).

Muhlis menambahkan pelaku sudah tidak berada di rumahnya sebelum bangunan tempat mengaji dibakar warga.

"Sebelum dibakar pemilik rumah sudah tidak ada dan rumah sudah tidak ada penghuninya alias kosong," ucapnya.

SR dikabarkan mencabuli santriwati berinisial RK yang berusia 17 tahun.

Baca juga: Kakek di Pademangan Cabuli Cucu hingga Tewas, Perbuatan Bejatnya ke Ibu Korban Turut Terbongkar

Baca juga: Tugas Mandikan Cucu Tiri Bikin Kakek Bejat Ini Nafsu, Korban Dicabuli Delapan Kali hingga Tewas

"Warga membakar karena kecewa, rumah digunakan untuk ngaji tapi guru ngajinya malah melakukan perbuatan itu," kata Ipda Muslih.

Aksi pembakaran tersebut terjadi di Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (5/4/2021) malam pukul 20.30 WIB.

Muslih menambahkan, kejadian pembakaran tersebut dipicu oleh pengakuan salah satu murid kepada orangtuanya bahwa ia pernah dicabuli oleh pelaku.

"Warga sudah lama curiga tapi baru ada bukti dari ucapan korban kemarin malam, warga yang kesal langsung melakukan aksi pembakaran," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved