Breaking News:

Anak SD Nyaris Dijadikan PSK

BREAKING NEWS Dijual Lewat Michat, Anak Kelas 5 SD Nyaris Jadi PSK di Sebuah Apartemen Kelapa Gading

Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun berinisial AC nyaris menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) usai diperdagangkan oleh muncikari

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
DF (27), muncikari yang jual anak kelas 5 SD lewat Michat untuk dijadikan pekerja seks komersial.   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun berinisial AC nyaris menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) usai diperdagangkan oleh muncikari berinisial DF (27).

Bocah perempuan yang masih kelas 5 SD itu dijual via Michat untuk melayani pria hidung belang di Apartemen Gading Nias, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan informasi adanya praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur.

Baca juga: Belasan PSK Open BO yang Terjaring dari Apartemen di Tangerang Impor dari Bekasi hingga Purwakarta

"Anggota Polsek Kelapa Gading setelah mendapat informasi dan saksi yang memberitahukan adanya prostitusi online melalui aplikasi Michat," kata Guruh dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (7/4/2021).

Polisi mendapati akun Michat dengan nama profil 'T'. Di akun tersebut, terdapat pula foto-foto korban yang dipromosikan semenarik mungkin oleh pelaku DF.

"Akun media sosial tersebut dibuat dan dioperasikan oleh pelaku. Jadi korban tidak mengoperasikan akun media sosial tersebut," kata Guruh.

Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading langsung menuju ke lokasi pada Kamis (11/3/2021) lalu.

Baca juga: Curahan Hati Janda Muda Tergiur Jadi PSK Open BO di Tangerang: Kerja 10 Menit Dapet RP 800 Ribu

Sekitar pukul 21.15 WIB, polisi langsung menangkap DF serta menggagalkan praktik prostitusi yang melibatkan AC.

AC lantas diamankan sebelum dirinya melayani pria hidung belang yang sudah sempat memesannya kepada muncikari DF.

"Anggota menggagalkan tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur ini," kata Guruh.

Setelah ditangkap, DF dibawa ke Mapolsek Kelapa Gading untuk disidik tuntas.

Baca juga: Order PSK Lewat Aplikasi, Pria Ini Malah Didatangi Tania Alias Asep, Barang Berharga Habis Digasak

Ia disangkakan melanggar Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Undang-undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sementara itu, AC dikembalikan ke orangtuanya serta menjalani pemulihan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (*)

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved