Breaking News:

Puluhan Barang Elektronik dan Rumah Tangga Ditemukan di Kamar Penjara Lapas Kelas I Cipinang

Berlangsung hingga larut, petugas gabungan berhasil menyita sejumlah barang yang memang dilarang dibawa masuk ke dalam Lapas

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Barang elektronik hingga peralatan rumah tangga yang berhasil disita petugas dalam sidak di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (6/4/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kanwil Kumham menyita puluhan barang elektronik hingga perlengkapan perlengkapan rumah tangga milik narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

Jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Nasional ke-57, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta menggelar inspeksi mendadak (sidak) di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (6/4) malam.

Tak terkecuali di Lapas Kelas I Cipinang. Berlangsung hingga larut, petugas gabungan berhasil menyita sejumlah barang yang memang dilarang dibawa masuk ke dalam Lapas.

Kalapas Kelas I Cipinang, Tonny Nainggolan mengatakan penggeledahan telah berlangsung di lantai 1, 2 dan 3 tipe 5.

Alhasil, pihaknya menemukan puluhan elekronik dan peralatan rumah tangga.

"Adapun tumpuan pada saat penggeledahan ditemukan handphone sejumlah 27 buah, modem 3 buah, charger 38 buah, headset ada 1 buah, kompor listrik ada 1 buah, kompor portable ada 1 buah, Magic Com ada 4 buah, kipas angin ada dua, karter ada dua, gunting ada dua, sendok 7, garpu 1, sekrap 1," ujarnya di lokasi.

Tonny menjelaskan untuk alat elektronik yang berhasil lolos lantaran mesin x tray tak berfungsi selama sebulan terakhir.

Baca juga: Perbandingan Harga dan Spesifikasi Realme 8 dan Realme 8 Pro dari Kamera hingga Gaming, Pilih Mana?

Baca juga: Bingung Cari Kerja Usai Kuliah? Catat Pekerjaan Bergaji Tinggi Buat Cewek

Baca juga: Rencana Nikah di Hotel? Ini Daftar Kisaran Biaya dan Fasilitasnya

Sementara untuk peralatan rumah tangga seperti penanak nasi dijelaskannya sebagai barang second atau bekas dari kantin yang ada di dalam, dan berupaya diperbaiki oleh para napi.

"Jadi kita satu bulan terakhir ini mohon maaf ini x-ray kita dalam satu bulan ini baru bisa berfungsi. Selama ini ada kerusakan sehingga tidak bisa membaca barang-barang yang akan masuk ke dalam. jadi kita selalu melaksanakan razia baik itu accidentally maupun secara rutin," ungkapnya.

"Jadi kita kan punya kantin di dalam. Kalau kita lihat barangnya inikan tidak baru lagi, sudah lama semuanya. Ini adalah peninggalan dari kantin yang ada di setiap blok. Barang ini disinyalir itu rusak dan mencoba perbaiki ternyata tidak bisa. Inilah yang kita keluarkan," tambahnya.

Sejauh ini, Tonny memastikan tak ada obat-obatan terlarang yang ditemukan dalam sidak di Lapas Kelas I Cipinang.

"Sampai sekarang tidak ada laporan, baik itu obat-obatan terlarang maupun narkoba yang secara langsung didapat oleh dari tim penggeledahan yang terdiri dari satgas kantor wilayah maupun dari jajaran Lapas Kelas I Cipinang," tandasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved