Penangkapan Terduga Teroris
Bukan Menyerahkan Diri, Terduga Teroris Nouval Farisi Dijemput Polisi di Rumah Setiabudi
Terduga teroris tersebut dijemput polisi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021) malam.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan terduga teroris Nouval Farisi bukan menyerahkan diri ke polisi.
Namun, terduga teroris tersebut dijemput polisi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021) malam.
"Tim reserse dari Polsek Setiabudi datang ke rumahnya untuk mengamankan. Jadi bukan menangkap ya, tapi mengamankan," kata Ramadhan kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).
Setelah diamankan, lanjut Ramadhan, terduga teroris Nouval Ramadhan dibawa ke Polsek Setiabudi, dan selanjutnya diserahkan ke Densus 88 Anti Teror Polri.
"Selanjutnya menyerahkan ke Densus 88 yang memiliki kewenangan penyidik tindak pidana terorisme," ujar dia.
Nouval tercatat sebagai warga RT 03/RW 04 Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Namun, sejak menikah sekitar lima tahun lalu, ia sudah pindah ke kawasan Pasar Minggu.
Nouval diduga menjadi bagian dari organisasi masyarakat (ormas) terlarang Front Pembela Islam (FPI).
Ketua RT setempat, Budianto (51), mengatakan sempat beberapa kali melihat Nouval menggunakan atribut FPI.
Hanya saja, ia tidak dapat memastikan status Nouval di FPI sebagai anggota atau sekadar simpatisan.
"Saya pernah lihat dia (Nouval) pakai seragam FPI yang putih-putih, sepatu putih, baret putih. Tapi saya nggak tahu apakah anggota atau simpatisan saja, lalu beli atribut itu sendiri atau gimana," kata Budianto saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/4/2021) malam.
Baca juga: Anime One Piece 969, Kisah Sedih Gol D Roger dan Kozuki Oden Usai Meninggalkan Laugh Tale
Baca juga: Cara Cek Penerima BPUM BRI 2021 di eform.bri.co.id Untuk Mendapatkan BLT UMKM
Baca juga: DPP KNPI Beri Bantuan untuk Musala di Kabupaten Tangerang
Menurut Budianto, Nouval juga pernah datang ke rumahnya menggunakan atribut FPI.
Budianto tidak bertanya terkait atribut FPI yang dikenakan Nouval. Ia hanya menduga Nouval baru saja mengikuti aksi bersama FPI.
"Dulu itu kan ramai waktu Ahok ya. Mungkin itu kali ya yang saya lihat, kurang lebih tahun 2016. Putih-putih semua. Kan FPI emang identitasnya itu. Tapi kalau soal apakah dia anggota atau simpatisan, saya tidak pernah tanya," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kabag-penum-mabes-polri-kombes-ahmad-ramadhan-di-bareskrim-polri-senin-1852020.jpg)