Menjelang Ramadan, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat: Antisipasi Teror dari WNA serta Pungli
Kantor Imigrasi Kelas I non-TPI Jakarta Pusat menyiapkan sejumlah cara mengantisipasi teror menjelang Ramadan.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kantor Imigrasi Kelas I non-TPI Jakarta Pusat menyiapkan sejumlah cara mengantisipasi teror menjelang Ramadan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat, Barron Ichsan, mengatakan salah satu caranya yakni lebih mengawasi tiap Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke wilayah Jakarta Pusat.
"Sesuai intruksi Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM terkait perkembangan situasi keamanan nasional akhir-akhir ini," kata Barron, saat Apel Siaga Kamtibmas, di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/4/2021).
"Serta mempersiapkan pengamanan untuk menjaga situasi kondusif di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I non-TPI Jakarta Pusat," lanjutnya.
Barron juga menegaskan, seluruh pegawainya dilarang keras menerima pungutan liar (pungli) dari pihak manapun.
"Kepada seluruh pegawai untuk menghindari perilaku suap, pungutan liar, dan gratifikasi dalam lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat," tegas Barron.
TONTON JUGA:
"Ini untuk mempertahankan predikat wilayah bebas dari korupsi dan dapat meraih wilayah birokrasi bersih dan melayani," lanjutnya.
Dia berharap, kinerja pegawai kantor imigrasi kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat ini tetap prima melayani masyarakat.
"Senantiasa mematuhi jam kantor, kedisiplinan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam bekerja," tutup dia.