Wanita Tunarungu Korban Pelecehan

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Tunarungu oleh Oknum Hansip di Bekasi Terus Berjalan

Wakil Kapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, pihaknya sejauh ini masih menggali keterangan sejumlah saksi termasuk korban NA (20)

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Tim Kuasa hukum dari LBH GMBI yang mendampingi korban dugaan perkosaan berinisial NS (20), wanita tunarungu di Bekasi, Selasa (30/3/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota memastikan, proses penyelidikan dugaan kasus pemerkosaan wanita tunarungu yang dilakukan oknum hansip masih terus bejalan.

Wakil Kapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, pihaknya sejauh ini masih menggali keterangan sejumlah saksi termasuk korban NA (20).

"Untuk kasus itu (dugaan pemerkosaan) masih dalam penyelidikan, untuk beberapa saksi sudah dimintai keterangan," kata Alfian saat dikonfirmasi, Senin (12/4/2021).

Dia menyebutkan, penyidik dalam hal ini mengakui terdapat sejumlah kendala seperti misalnya, keterangan korban yang kerap berubah-ubah.

"Korban beberapa kali kami mintai keterangan dan pemeriksaan penyampaiannya selalu berbeda-beda dan berubah-ubah," ungkapnya.

Meski begitu, Alfian menegaskan, penyidik yang menangani kasus ini tetap akan bekerja secara maksimal.

Seperti misalnya, pencarian barang bukti pendukung, serta orang-orang yang memiliki keterkaitan termasuk terlapor diperiksa untuk digali keterangannya.

"Alat bukti sudah kami amankan semuanya, termasuk alat bukti visum dan alat bukti lain, tapi semua masih dalam penyelidikan untuk menentukan semuanya," tegas dia.

Kronologi Kejadian

Wanita tunarungu berinisial NS (20), warga Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oknum Linmas (Hansip) berinisial S alias Bule.

Peristiwa keji itu dilakukan S di sebuah makam atau kuburan di daerah Bekasi Timur, tidak jauh dari kediaman korban pada, Rabu (17/3/2021) sekira pukul 02.00 WIB.

Orangtua korban, F (37) mengatakan, putrinya di malam kejadian pamit dengan orangtua untuk keluar rumah menunaikan salat magrib.

Usai menunaikan salat, NS kembali ke rumah dan sekira pukul 20.00 WIB, dia tiba-tiba keluar lagi untuk main ke rumah temannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved