Ramadan 2021
Ramadan 2021: Simak Niat Salat Tarawih Sendiri dan Berjamaah, Dilengkapi Bahasa Arab dan Artinya
Berikut ini bacaan niat salat tarawih ketika dilaksankan sendiri maupun berjamaah.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bulan Ramadan 1442 Hijriah hampir tiba.
Di bulan ramadan lazimnya umat muslim akan melaksanakan Salat Tarawih.
Namun setahun ke belakang, umat muslim menjalani Ramadan dengan suasana berbeda begitu juga dengan tahun ini.
Hal ini karena, adanya pandemi wabah Covid-19
Tahun ini pemerintah mengizinkan masyarakat untuk melakukan segala macam kegiatan ibadah termasuk Salat Tarawih berjamaah di masjid.
Baca juga: H-1 Ramadan, Simak Bacaan Niat Puasa Ramadan beserta Waktu yang Tepat Mengucapkannya
Pelaksanaan salat tarawih di rumah merupakan manifestasi kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dikeluarkan oleh sebagian pemerintah daerah di Indonesia.
Dilansir TribunJakarta dari laman nu.or.id, berikut bacaan niat salat tarawih ketika ditunaikan di rumah.
Tidak ada perbedaan pada tata cara shalat tarawih di masjid dan di rumah.
Masyarakat dapat melakukan shalat tarawih di rumah secara berjamaah dengan sedikit orang (ini dianjurkan) atau sendiri (infirad) sebagaimana salat tarawih di masjid.
Baca juga: Persiapan Ramadan 2021, Ini 8 Ramuan Tradisional yang Berkhasiat Hilangkan Bau Mulut saat Puasa
Baca juga: Jelang Ramadan 2021, Simak Niat dan Tata Cara Zakat Fitrah, Serta Golongan yang Berhak Menerimanya
• Bolehkah Tidak Berpuasa Ramadan Saat Pandemi Covid-19? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Adapun berikut ini adalah lafal niat shalat tarawih secara berjamaah:
1. Ini lafal niat shalat tarawih sebagai imam.
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
• Mengapa Kita Harus Berpuasa di Bulan Ramadan? Berikut Asal Usul hingga Keutamaannya
2. Ini lafal niat shalat tarawih sebagai makmum.
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Adapun berikut ini adalah lafal niat shalat tarawih secara infirad atau sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”
• Berikut Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadan 2020 untuk 35 Kota Besar di Indonesia
Shalat tarawih secara berjamaah atau infirad/sendiri di rumah memiliki jumlah rakaat yang sama dengan shalat tarawih di masjid, yaitu maksimal 20 rakaat dan minimal dua rakaat.
وهي عشرون ركعة مجمع على سنيتها... ولا تصح بنية مطلقة بل ينوي ركعتين من التراويح أو من قيام رمضان أو سنة التراويح
Artinya, “Shalat tarawih berjumlah 20 rakaat yang disepakati kesunnahannya… Shalat tarawih tidak sah dikerjakan dengan niat shalat mutlak (tanpa penyebutan kata tarawih di dalam hati), tetapi ia harus meniatkan shalat dua rakaatnya sebagai bagian dari shalat tarawih, shalat malam bulan Ramadhan, atau shalat sunnah tarawih,” (Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).
Dengan demikian, pengalihan shalat tarawih dari masjid ke rumah tidak mengubah tata cara pelaksanaan, jumlah rakaat, dan tidak mengurangi keutamaan shalat tarawih itu sendiri.
• 7 Manfaat Menjalankan Puasa Ramadan, Bantu Turunkan Berat Badan hingga Tingkatkan Imun Tubuh
(TribunJakarta/Muji Lestari)