Breaking News:

Rangsang Daya Tarik Wisatawan, Pemkab Kepulauan Seribu Gandeng Perusahaan Swasta

Rangsang daya tarik wisatawan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menggandeng perusahaan swasta.

Istimewa
Jajaran Pemkab Kepulauan Seribu saat menggelar rapat dengan PT Paramitra 1000 Wisata terkait program wisata di Pulau Seribu. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PULAU SERIBU - Rangsang daya tarik wisatawan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menggandeng perusahaan swasta.

Bupati Kepulauan Seribu, Junaidi menilai adanya kerja sama mitra akan mendongkrak kunjungan masyarakat ke kawasan kepulauan seribu.

Diharapkan, nantinya ekonomi masyarakat akan terbantu seiring perputaran uang dari meningkatnya wisatawan.

"Kami membuka kesempatan kepada masyarakat maupun pihak swasta berkolaborasi dan bekerjasama untuk menambah destinasi-destinasi wisata potensial yang ada di kepulauan seribu.

Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan dengar pendapat dan diskusi bersama jajaran dinas terkait di kantor perwakilan pemerintah kabupaten kepulauan," kata Junaidi di gedung Mitra Praja Sunter, Jakarta Utara, bersama PT Paramitra 1000 Wisata, Senin (12/4/2021).

Junaidi sendiri menyambut baik rencana PT Paramitra 1000 Wisata untuk berpartisipasi mengembangkan pariwisata Kepulauan Seribu.

Serta rencananya untuk membangun kerjasama serta berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten kepulauan seribu dalam rangka menambah destinasi-destinasi pulau tujuan wisata baru.

"Kami tertarik dengan pola kerjasama dan rencana kolaborasi yang disampaikan PT Paramitra 1000 Wisata untuk mendukung pengembangan pariwisata di kepulauan seribu," ujar dia.

Senada dengan Bupati, Asminekbang Pemkab Pulau Seribu, Iwan Samosir menekankan bahwa ada aturan-aturan dan kewajiban-kewajiban yang harus dijalankan oleh pihak swasta saat menyusun Skema Kerjasama kepada pemerintah kabupaten maupun Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

"Mengingat bahwa pulau-pulau di wilayah kepulauan seribu adalah merupakan aset daerah milik pemerintah," kata Iwan.

Baca juga: Jasad Bayi Dibuang di Kardus jadi Santapan Anjing, Ibu dan Pelaku Masih Misterius

Baca juga: Terbesar di Provinsi Banten, Kini Hadir Pasar Induk Jatiuwung Dekat Dengan Tol Bitung

Baca juga: Perpanjangan SIM Online Sudah Bisa Lewat Handphone, Berikut Cara dan Biayanya

Halaman
12
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved