Sejumlah Penumpang di Terminal Pulogebang Mengaku Tak Tahu Ada Larangan Mudik
Sejumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur mengaku belum tahu terkait larangan mudik
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sejumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur mengaku belum tahu terkait larangan mudik Lebaran 2021.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melarang mudik Lebaran 2021.
Semua moda transportasi baik darat, laut, udara, kereta akan dibatasi sepanjang 6-17 Mei 2021.
Hal ini turut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
Adapun kelompok orang yang boleh mudik lebaran karena mendapat pengecualian.
Sayangnya, hal tersebut justru banyak tak diketahui oleh penumpang yang ada di Terminal Terpadu Pulogebang.
Edward, satu diantara penumpang mengatakan tak mengetahui hal tersebut.
Sedari jauh hari ia memang menginginkan kembali ke kampung halaman di Medan.
"Enggak, malahan enggak tahu. Ini memang rencana sudah lama mau ke Medan. Tapi kalau memang enggak boleh kita ikuti aja aturan Pemerintah," katanya di lokasi, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Kasus Mafia Tanah Ibu Dino Patti Djalal Dilimpahkan, Tersangka Fredy Kusnadi Segera Disidang
Baca juga: Sepekan Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Pemprov DKI Klaim Belum Temukan Kasus Covid-19
Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pemprov DKI Longgarkan Aturan, Ini Alasannya
Senada, Ernawati pun demikian. Ia yang hendak balik ke Kudus bersama suaminya tak pernah mendengar soal larangan mudik.
"Ini ke Jakarta cuma silaturahmi aja. Ada keperluan di Cakung. Enggak tahu malahan soal larangan mudik. Ini juga lagi nunggu bus ke Kudus lagi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/penumpang-di-pulogebang.jpg)