Breaking News:

Ramadan 2021

Tidur dari Pagi hingga Jelang Berbuka, Sahkah Puasanya? Ini Kata Buya Yahya

Bagaimana hukumnya jika selama puasa kita tidur sejak pagi hingga menjelang waktu berbuka? Apakah puasa yang kita jalankan dianggap sah?

Tangkapan Layar YouTube/Al-Bahjah TV
Buya Yahya. Apa hukumnyajika selama puasa kita tidur sejak pagi hingga menjelang waktu berbuka? 

pertama, gila. Maka orang kalau gila batal puasanya, biarpun sebentar. 

"Lagi ngobrol begini, tiba-tiba datang gilanya. Batal puasanya. Enggak tahu gimana contohnya. Pokoknya gila," ujar Buya.

Buya Yahya saat menjelaskan terkait zakat fitrah.
Buya Yahya saat menjelaskan terkait zakat fitrah. (Tangkapan Layar YouTube/Al-Bahjah TV)

Kedua, pingsan, ayan. Puasanya dianggap batal kalau pingsannya sehari penuh.

"Sahur dia pingsan, kemudian sadar setelah wakktu buka, isya bangun. Maka pingsan ini membatalkan puasa," terang Buya .

Namun Buya Yahya menjelaskan, apabila orang pingsan tersebut sempat sadar meski kemudian kembali pingsa, maka puasanya tidak batal dan dianggap sah.

"Tapi kebalikan daripada gila. Kalau pingsan itu sempat sadar walaupun sebentar di siang harinya, maka puasanya dianggap sah,"

Hilang akal yang ketiga adalah tidur. Kalau hukum tidur, habis sahur tidur kemudian bangun isya, puasanya adalah sah.

Baca juga: Anak di Bawah Umur Disiksa dan Dipaksa Mengaku Mencuri Uang, Korban: Saya Dipukul hingga Ditendang

Buya Yahya mengatakan, tidur merupakan kategori hilang akal yang tidak membatalkan puasa.

"Maka ini adalah hilang akal yang tidak batalkan puasa," ujarnya.

Namun lain halnya dengan kewajiban salat.

Halaman
1234
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved