Breaking News:

Ziarah Makam

Kisah Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad di Rawajati: Pendakwah Islam Berkuncung yang Dihormati

Makam Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad atau dikenal dengan sebutan Habib Kuncung berada di Jalan Rawajati Timur II, Pancoran, Jakarta Selatan. 

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Lukisan wajah Habib Kuncung pada Rabu (14/4/2021) - Makam Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad atau dikenal dengan sebutan Habib Kuncung berada di Jalan Rawajati Timur II, Pancoran, Jakarta Selatan.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad merupakan sosok penyiar agam Islam yang tersohor asal Hadramaut.

Namanya hingga kini dikenang oleh umat Muslim di Indonesia karena sosok dan jasanya sebagai pendakwah islam yang dihormati.

Makam Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad atau dikenal dengan sebutan Habib Kuncung berada di Jalan Rawajati Timur II, Pancoran, Jakarta Selatan

Kompleks makam ini bersebelahan dengan Masjid At-Taubah yang juga masjid tertua di Pasar Minggu. Kompleks makam dan masjid menghadap langsung Kali Ciliwung. 

Di awal bulan Ramadan, saya menyempatkan berziarah ke makam Habib Kuncung. 

Baca juga: Makam Habib Kuncung Memiliki Tiga Gentong Berisi Air Barokah: Dipercaya Bisa Sembuhkan Penyakit

Tulisan "Kramat Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad (Habib Kuncung) dan Makam Keluarga Habib Abdullah bin Ja'far Al Haddad," terpampang di gapura langsung menyapa peziarah.

Suasana kompleks area pemakaman itu terbentang luas. 

Nisan makam Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad pada Rabu (14/4/2021),
Nisan makam Habib Abdullah bin Ja'far bin Toha bin Abdullah Al Haddad. Foto diambil pada Rabu (14/4/2021), (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Dari kejauhan tampak sebuah bangunan bercat hijau, di dalamnya makam Habib Kuncung dan saudaranya, Habib Abdullah bin Ja'far Al Haddad.

Di sekeliling bangunan terdapat sejumlah makam keluarga keturunan Habib Abdullah bin Ja'far Al Haddad.

Baca juga: Pemprov DKI Bakal Sediakan Tempat Penampungan Bagi Pedagang Pasar Korban Kebakaran

Baca juga: Polemik 45 Hektare Tanah di Kunciran, Pengadilan Negeri Tangerang Dituntut Cabut Surat Eksekusi

Baca juga: Kisah Andik Santoso Guru Honorer Ngajar di Desa Pelosok, Bergaji Rp 300 Ribu, Motor Sering Rusak

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved