Breaking News:

Ramadan 2021

Pedagang Kolang-kaling di Pasar Klender SS Mengeluh Omzet Turun Drastis

Pedagang kolang kaling di Pasar Klender SS, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dirundung cemas omzet jualannya bakal anjlok

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kondisi lapak pedagang kolang-kaling di Pasar Klender SS saat bulan Ramadan 1442 Hijriah di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pedagang kolang kaling di Pasar Klender SS, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dirundung cemas omzet jualannya bakal anjlok pada Ramadan 1442 Hijriah.

Boyiman (50), satu pedagang kolang kaling di Pasar Klender SS mengaku khawatir merugi karena sejak beberapa waktu terakhir hingga kini omzet jualannya justru anjlok.

"Turun sekitar 25 persen, sepi pembeli. Kalau buat harga kolang-kaling enggak ada kenaikan. Sekarang harga Rp 14 ribu per kilogram," kata Boyiman di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: 3 Langkah Mudah Membuat Kolang Kaling Agar Tak Berbau Asam

Padahal kolang-kaling termasuk makanan yang lekat dengan sajian di bulan Ramadan karena dapat diolah jadi beragam jenis minuman hingga makanan.

Pada tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19 melanda pedagang kolang-kaling di Pasar Klender SS pun dapat meraup untung karena banyaknya pembeli.

"Jadi beda sama tahun ini. Mungkin sepi pembeli karena ekonomi masyarakat yang turun akibat Covid-19 ini. Kan banyak warga yang kehilangan pekerjaan juga, daya beli masyarakat sekarang rendah," ujarnya.

Anto (47), pedagang kolang-kaling di Pasar Klender SS lainnya juga mengeluhkan penurunan omzet jual yang hingga kini belum menunjukkan tanda segera berakhir.

Menurutnya selain karena banyak warga kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19, sepinya pembeli karena kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok.

Kondisi lapak pedagang kolang-kaling di Pasar Klender SS saat bulan Ramadan 1442 Hijriah di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (15/4/2021).
Kondisi lapak pedagang kolang-kaling di Pasar Klender SS saat bulan Ramadan 1442 Hijriah di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (15/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Seperti daging itu kan sekarang naik juga harganya. Jadi warga lebih milih kebutuhan pokok seperti daging dibanding belanja makanan lain. Ya, harapannya sih dagangan laris lah, enggak sepi seperti sekarang," tutur Anto.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved