Breaking News:

Tahun Ajaran Baru

Pemprov DKI Pertimbangkan Terapkan Sistem Zonasi Sekolah Swasta Pada PPDB 2021/2022

Pemprov DKI Jakarta tengah menimbang-nimbang penerapan aturan zonasi bagi sekolah swasta di ibu kota.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
tribunpontianak
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta tengah menimbang-nimbang penerapan aturan zonasi bagi sekolah swasta di ibu kota.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkait mekanisme Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2021/2022.

"Selama ini fokus kami pada sekolah negeri, ke depan kami juga tidak hanya sekedar memberi perhatian dan dukungan, tapi kami juga akan optimalkan dukungan Pemprov pada sekolah-sekolah swasta," ucapnya, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Menyelami Sejarah Masjid Jami Cikini Al Mamur, Ada Andil Hos Tjokroaminoto hingga KH Agus Salim

Ariza menjelaskan, sistem zonasi bakal coba diterapkan agar persebaran para peserta didik bisa merata seperti di sekolah negeri.

Dengan demikian, diharapkan kualitas seluruh sekolah di ibu kota, baik itu negeri maupun swasta bisa merata.

"Ke depan pendidikan di sekolah-sekolah swasta akan menjadi perhatian besar dari Pemprov DKI supaya selasar sekolah negeri, bisa menjadi sekolah yang baik dan unggulan," ujarnya di Balai Kota.

Ariza menambahkan, mekanisme PPDB TA 2021/2022 nantinya tak akan berbeda jauh dibandingkan tahun lalu.

Sebab, PPDB 2020/2021 dinilai berhasil dan sukses memeratakan persebaran para murid, sehingga kualitas seluruh sekolah negeri di ibu kota bisa merata.

"PPDB tahun sebelumnya sempat ada perdebatan, argumentasi, dialog, tapi kita lihat hasil terobosan tahun lalu sangat baik," tuturnya.

Baca juga: Pelatih Persija Jakarta, Sudirman Jelaskan Prahara Simic Bersitegang dengan Andritany Ardhiyasa

"Terjadi penyebaran yang baik, tidak hanya usia, tapi kemampuan okupansi, bahkan etnis," tambahnya menjelaskan.

Walau demikian, Ariza enggan menjelaskan secara detail terkait mekanisme PPDB TA 2021/2022.

"Terobosan-terobosan itu sangat baik dan tentu kami ke depan akan pertahankan dan kami tingkatkan. Kami sesuaikan juga dengan Permendikbud yang ada, nanti pada waktunya akan kami umumkan," kata Ariza.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved