Info Kesehatan
5 Cara Mengobati Sariawan saat Puasa, Waspada Jika Susah Minum Air Putih
Kendati sariawan umumnya tidak berbahaya, namun sariawan bisa membuat penderitanya tak nyaman berbicara dan makan.
Menurut studi pada 2015, konsumsi asupan yang kaya vitamin B-12 terbukti mengurangi sariawan.
Kebutuhan vitamin B-12 harian rata-rata orang dewasa adalah 2,48 mcg.
Untuk mencukupinya, Anda bisa mengonsumsi asupan tinggi B-12 alami seperti ikan, daging, kerang, telur, susu, sampai keju.
Selipkan asupan tinggi vitamin B-12 dalam sesi makan saat sahur dan makan besar selepas buka puasa.
5. Hindari Asupan sangat pedas, asin, asam, panas
Orang yang sedang terkena sariawan sebaiknya menghindari asupan terlalu pedas, asin, dan asam saat santap sahur dan berbuka puasa.
Makanan dan minuman yang terlalu pedas, asin, serta asam saat masuk ke mulut dapat mengiritasi luka infeksi sariawan.
Sehingga, proses penyembuhan lebih lama. Minuman dan makanan yang terlalu panas juga dapat membuat luka sariawan semakin nyeri.
Sariawan saat puasa umumnya tidak berbahaya. Namun, Anda perlu waspada saat luka sariawan berukuran cukup besar, dan lukanya menyebar.
Selain itu, Anda perlu berkonsultasi ke dokter saat sariawan berlangsung lebih dari tiga minggu, sakitnya tak tertahankan, timbul demam, dan susah minum air putih.
Artikel ini telah tayang di Kompas: 5 Cara Mengatasi Sariawan saat Puasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sariawan323.jpg)