Breaking News:

Kepala Dinas Bina Marga DKI Tinjau Uji Coba Flyover Cakung

Kadis Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho meninjau uji coba Flyover Cakung, Jakarta Timur.

ISTIMEWA
Tampak Flyover Cakung, Jakarta Timur yang dibangun untuk mengurangi kemacetan perintasan sebidang, Jumat (16/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho meninjau uji coba Flyover Cakung, Jakarta Timur.

Usai pembangunan rampung, uji coba tahap I Flyover Cakung dimulai hari ini, Senin (19/4/2021) sampai Rabu (21/4/2021) mendatang sedari pukul 07.00-22.00 WIB.

Didampingi Kasudin Perhubungan Jakarta Timur Benhard Hutajulu, Hari melakukan diskusi lebih dulu terkait hasil peninjauan pagi ini.

"Ya jadi tadi pagi saya melintas dari arah barat ke timur kemudian keliling dari timur ke barat. Nah jadi uji coba tahap pertama ini memang kita lagi melihat pergerakan. Dari pergerakan kendaraan yang semula tidak ada Flyover Cakung ini akan kita liat pergerakannya. Kemudian kedua, akan kita evaluasi kekurangannya," kata Hari di lokasi, Senin (19/4/2021).

Uji coba selama tiga hari ini dikatakannya akan menjadi bahan evaluasi untuk uji coba di tahap selanjutnya.

Terlebih marka jalan hingga rambu atau penunjuk arah juga belum dipasang di pada hari pertama uji coba tahap I ini.

Hari menyebut, kemungkinan marka jalan dan rambu akan dipasang pada Rabu (21/4/2021).

"Tentunya ini yg menjadi bahan pertimbangan kita untuk evaluasi. Nah kenapa Flyover Cakung ini dibuat? karena memang sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 terkait Perkeretaapian. Ini membantu meniadakan sebidang untuk supaya tidak terjadi perlintasan kereta api," jelas Hari.

Baca juga: Diseruduk Dari Belakang, Ibu-ibu Tewas Terlindas Truk Tanah di Tangerang

Baca juga: Wagub DKI Jakarta Termasuk Saksi dari JPU dalam Kasus Kerumunan Petamburan

Baca juga: Mandi Junub setelah Imsak, Sahkah Puasanya? Simak Penjelasan Lengkapnya

"Kemudian juga membantu menidakan perlintasan sebidang juga karena memang dulunya nih di stasiun kereta api tuh sangat macet dan untuk membantu sirkulasi, membantu flyover yang ada di Walikota Jakarta Timur. Jadi ada 3 fungsi itulah makanya kita bangun," tandasnya.

Untuk diketahui, pembangunan Flyover Cakung menggunakan dana APBD DKI sebesar Rp 261 miliar dan memiliki panjang 1,5 kilometer.

Adapun rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan yakni lemberlakuan sistem satu arah (SSA) pada jalan samping Tol Lingkar Luar Timur meliputi sejumlah lokasi.

Dari arah selatan, Stasiun Cakung ke arah utara (arah ke Kantor Wali Kota Jakarta Timur).

Selanjutnya arus lalu lintas di frontage road sisi timur Tol Lingkar Luar Timur diberlakukan satu arah dari arah utara (Terminal Pulogebang) ke arah Selatan (Stasiun Cakung).

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved