Ramadan 2021

Kisah Waria Mbak Wolly Mengajar Anak-anak Mengaji Gratis di Salonnya: Saya Ingin Berbagi Ilmu

Seorang waria Silvi Mutiari atau akrab disapa Mbak Wolly mengubah salonnya menjadi tempat belajar mengaji di Kota Semarang. Berikut kisahnya.

TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Selama Ramadan, Salon Wolly menjadi tempat mengaji bagi para anak dan ibu di kawasan perkampungan Randusari RT 06 RW 01, Semarang Selatan, Kota Semarang, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang waria Silvi Mutiari atau akrab disapa Mbak Wolly mengubah salonnya menjadi tempat belajar mengaji.

Salon tersebut berada di gang sempit Kampung Randusari RT 06 RW 01, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Dinding salon tersebut beberapa kaca lebar dan deretan alat kecantikan.

Dari dalam salon terdengar suara merdu orang melafalkan Alquran.

Suara tersebut berasal dari anak-anak dan ibu-ibu yang tampak semangat belajar mengaji di salon tersebut.

Mbak Wolly pun menceritakan alasannya mengubah salonnya menjadi tempat belajar mengaji.

Ia mengungkapkan mengajar mengaji kepada para ibu dan anak di lingkungan sekitarnya bukanlah kemauannya.

Aktivitas mengajar mengaji tersebut bermula saat ustadzah di kampungnya memilih tak mengajar lantaran pandemi Covid-19.

Para tetangga di dekat rumahnya lantas menunjuknya untuk mengajar mengaji ke anak-anak dan para ibu.

"Mereka tak mau adanya pandemi lalu libur mengaji."

Salon Wolly menjadi tempat mengaji, Semarang Selatan, Kota Semarang, Rabu (14/4/2021).
Salon Wolly menjadi tempat mengaji, Semarang Selatan, Kota Semarang, Rabu (14/4/2021). (TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO)

"Mereka lantas menujuk saya untuk mengajari ngaji," terang Ketua Persatuan Waria Semarang (Perwaris) Kota Semarang itu.

Dia mengatakan, anak-anak yang belajar mengaji di tempatnya ada empat orang.

Sedangkan para ibu ada sekira 10 orang.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved