Layanan Pijat Plus-plus di Cirebon Bertarif Rp 250 Ribu, Sang Muncikari Ngaku Hanya Dapat Rp 10 Ribu

Layanan pijat plus-plus di Cirebon dibongkar jajaran Satreskrim Polresta Cirebon, Selasa (20/4/2021). Berikut pengakuan muncikari.

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus prostitusi online berkedok pijat plus-plus. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Layanan pijat plus-plus di Cirebon dibongkar jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon.

Pengakuan sang muncikari berinisial GMI (20), dirinya hanyalah mendapatkan bagian Rp 10 ribu dari setiap konsumen yang dilayani anak buahnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi GMI (20), warga Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon menawarkan jasa pijat plus-plus melalui aplikasi berbasis telepon pintar, MiChat.

"Layanan pijat yang ditawarkan sudah termasuk hal-hal tidak senonoh," kata M Syahduddi saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (20/4/2021).

Ia mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi yang didapat jajarannya mengenai praktik prostitusi online.

Pihaknya pun mendatangi lokasi yang kerap dijadikan praktik tersebut di wilayah Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon.

"Kami berhasil menciduk GMI pada Senin (5/4/2021) kira-kira pukul 15.30 WIB," ujar M Syahduddi.

Syahduddi menyampaikan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan jajarannya dari tangan tersangka.

Di antaranya, ponsel, alat kontrasepsi, seprai, pelumas memijat, uang tunai Rp 1 juta, dan lainnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, GMI dijerat Pasal 21 jo Pasal 45 UU ITE dan atau Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

"Tersangka diancam hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar," kata M Syahduddi.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus prostitusi online berkedok pijat plus-plus.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus prostitusi online berkedok pijat plus-plus. (TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Tarif Pijat Plus-plus

Jajaran Polresta Cirebon berhasil mengungkap prostitusi online berkedok pijat plus-plus.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved