Pesepeda Non-Lipat Boleh Naik MRT Jakarta Diluar Pukul 07.00 - 09.00 dan 17.00 - 19.00 WIB
Pesepeda non-lipat dapat menggunakan kereta MRT Jakarta diluar pukul 07.00 - 09.00 dan 17.00 - 19.00 WIB.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pesepeda non-lipat dapat menggunakan kereta MRT Jakarta diluar pukul 07.00 - 09.00 dan 17.00 - 19.00 WIB.
Demikian dikatakan Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, saat dikonfirmasi, Selasa (20/4/2021).
"Demi menjaga kenyamanan seluruh pengguna MRT Jakarta, pengguna sepeda non-lipat hanya boleh menggunakan MRT Jakarta di luar jam sibuk, pukul 07.00 - 09.00 dan 17.00 - 19.00 WIB," jelas Pratomo.
Baca juga: Akses Sepeda Non-Lipat Baru Tersedia di Tiga Stasiun MRT
Para pesepeda non-lipat juga diwajibkan masuk ke gerbong enam kereta MRT Jakarta.
Maksimal empat sepeda berada di gerbong tersebut.
Baca juga: Tambah Pengamanan Waspadai Aksi Terorisme, Pengelola MRT Jakarta Koordinasi dengan TNI-Polri
"Pesepeda non-lipat menggunakan kereta nomor enam di setiap rangkaian, serta maksimal empat sepeda per keberangkatan," tuturnya.
Sejak pencanangan akses jalur sepeda non-lipat, MRT Jakarta telah melakukan beberapa perbaikan akses jalurnya.
"Penggunaan material karpet coil plastic pada ramp guna menjaga permukaan ramp agar tidak licin,
"Reposisi dan modifikasi ramp agar pedal sepeda tidak tersangkut dan penambahan bike rack menjadi 20 unit di stasiun Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI," lanjutnya.
Baca juga: MRT Jakarta Bolehkan Penumpang Bawa Sepeda Non Lipat, Komunitas Pesepeda Berikan Sejumlah Catatan
MRT Jakarta juga dibatu sukarelawan guna mengarahkan penumpang yang membawa sepeda.
Diketahui, pencanangan akses sepeda non-lipat diinisiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pesepeda-naik-mrt.jpg)