Pembelajaran Tatap Muka
Soal Pembelajaran Tatap Muka, Wakil Ketua DPRD: Satu Kena Covid-19, Sekolah Harus Tutup
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mewanti-wanti satuan pendidikan hingga para orang tua untuk mengawasi dan menjaga para murid
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mewanti-wanti satuan pendidikan hingga para orang tua untuk mengawasi dan menjaga para murid yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka.
Pasalnya, bila ditemukan satu kasus Covid-19 saat uji coba, maka sekolah tersebut harus ditutup.
"Satu saja terdampak, pasti ditutup. Apalagi dua minggu terakhir, Covid-19 DKI meningkat," ucapnya, Selasa (20/4/2021).
"Jadi perlu waspada. Nah, ini tugas bersama, pemerintah, sekolah, dan wali murid," tambahnya menjelaskan.
Guna memastikan protokol kesehatan benar-benar diterapkan di 85 sekolah yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka, Zita melakukan sidak ke SMK Islam PB Soedirman 2.
Baca juga: Final Piala Menpora Digelar Dua Kali, Berikut Jadwalnya
Baca juga: Cerita Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi Puasa Pertama Kali hingga Tradisi saat Ramadan
Baca juga: Wali Kota Depok Pasang Badan Buat Sandi Petugas Damkar, Idris: Saya Jamin Keamanan yang Bersangkutan
Dalam kunjungannya itu, politisi muda PAN ini mengapresiasi Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang telah berani membuka sekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
"Saya apresiasi Disdik Pemprov DKI, berani dan siap. Saya lihat langsung simulasi ujiannya, proses belajarnya, Blended Learning, 50 persen di sekolah, dan belajarnya hanya 4 jam," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Dengan berbagai fasilitas yang disiapkan Disdik, mulai dari ruang isolasi hingga alat kebersihan di sekolah, Zita optimis, sekolah-sekolah di ibu kota bisa dibuka di awal tahun ajaran baru 2021/2022 mendatang.
"Bahkan Disdik juga melatih sekolah-sekolah yang akan dibuka," kata putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ini.
"Kalau terus begini, insya allah, rencana sekolah dibuka akan semakin matang," tambahnya menjelaskan.