Breaking News:

Hari Kartini

Hari Kartini, Dokter Cantik Ini Memaknai dengan Mendukung Emansipasi Wanita

Memperingati Hari Kartini, Santayana menyatakan kepada tenaga kesehatan wanita agar tetap bersyukur dapat dilahirkan.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Dokter Santayana, Kepala Puskesmas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur, saat memperingati Hari Kartini di Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Mengenakan kebaya sambil bermain angklung di Gedung Kesenian Jakarta, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat dokter wanita itu tampak elegan.

Adalah Dokter Santayana, Kepala Puskesmas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur yang memperingati Hari Kartini bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajaran Pemprov DKI lainnya.

"Tentu Hari Kartini bagi wanita Indonesia yang saya maknai, bagaimana kita itu berperan sebagai wanita di rumah dan di luar rumah," kata Santayana, di Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

"Jadi, wanita itu memang harus tangguh. Tangguh untuk membesarkan anak-anak, mengayomi keluarga, dan menjaga keluarga," sambungnya. 

Wanita yang tingginya sekira 155 centimeter ini juga didukung suaminya dalam hal emansipasi wanita.

"Saya wanita karir juga bisa bekerja di luar rumah. Saya dengan suami juga mendukung emansipasi wanita, Hari Kartini sangat bermakna," ucap dia.

Selama pandemi Covid-19, Santayana bersama jajarannya rutin memantau pasien Covid-19 di Puskesmas Ciracas.

Santayana juga kerap menyemangati dirinya sendiri dan juga para tenaga kesehatan di Puskesmas Ciracas.

Baca juga: Ayah Andritany Ardhiyasa Tak Menyangka Indra Kahfi Jadi Pesepak Bola Profesional

Baca juga: Sempat Mangkir, Wagub DKI Sebut Siap Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab

Baca juga: Otavio Dutra Optimis Persija Jakarta Jadi Juara Piala Menpora

"Kami juga tentunya menyemangati mereka, Covid-19 ini virus dapat kita perangi bersama. Tetap semangat, berpikir positif, dan pasti akan sembuh. Minum obat teratur," tutur dia.

Memperingati Hari Kartini, Santayana menyatakan kepada tenaga kesehatan wanita agar tetap bersyukur dapat dilahirkan.

"Tetaplah menjadi wanita, karena wanita itu dikaruniai tuhan dengan kekuatan mental, hati, dan fisik," jelas Santayana.

"Tetaplah menjadi wanita yang memberikan terang. Karena Kartini bilang, habis gelap terbitlah terang," tutup dia.

Diketahui, Hari Kartini tepatnya jatuh pada hari ini atau Rabu (21/4/2021).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved