Kisah Melati Jadi Perempuan Berprofesi Pilot, Begini Pengalaman yang Tak Terlupakannya
Menjadi minoritas ditengah mayoritas bukan menjadi alasannya untuk mundur menjadi seorang pilot di maskapai bergengsi.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Kurniawati Hasjanah
Kalau dipandang sebelah mata bukan berarti dari luar mau benar-benar memandang sebelah mata, alhamdulillah dari awal seleksi sampai training ini bermacam-macam kapten mereka respect dan bangga sama kita yang pilot wanita karena hanya sedikit sekali.
Bahkan kalau pengalaman saya, saat training banyak instruktur yang mengerti kalau wanita akan dituntut lebih banyak. Mereka sangat support, malahan mereka mendukung banget agar belajar lebih ekstra dan dipush terus.
6. Pengalaman paling tidak terlupakan?
Pengalaman ada beberapa, misal cuaca buruk saya harus divert. Itu seperti sesuatu pengalaman yang terkait tantangan profesi. Tapi ada pengalaman yang menarik, kalau saya enggak bekerja di maskapai pelat merah, saya tidak mungkin bisa melihat sisi-sisi lain dan unik dari Indonesia yang saya enggak tahu.
Misal saya melihat danau tiga warga dari udara dan saya bisa melihat berbagai kebudayaan yang saya alami selama ini. Karena tidak semua orang bisa merasakan melihat pemandangan dari atas awan dari Sabang sampai Merauke.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/melati.jpg)