Menunggu Waktu Berbuka Puasa Sambil Wisata Religi ke Masjid Sunda Kelapa
Terletak di pusat kota, Masjid Agung Sunda Kelapa bisa jadi referensi tempat wisata religi yang cukup mudah ditemui.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Ada beberapa destinasi wisata religi yang bisa dikunjungi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Salah satunya, adalah Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat.
Terletak di pusat kota, Masjid Agung Sunda Kelapa bisa jadi referensi tempat wisata religi yang cukup mudah ditemui.
Lokasinya tak jauh dari Taman Suropati. Tepatnya di Jalan Taman Sunda Kelapa No.16, RW.4, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Dikutip dari http://jakarta-tourism.go.id, masjid ini didirikan pada tahun 1970-an dan dibangun oleh arsitek Abbas, yaitu seorang arsitek lulusan ITB Bandung.
Menempati area seluas 9.920 m², Masjid Agung Sunda Kelapa mampu menampung sekitar 4.424 jemaah.
Dengan gaya arsitektur dan interior yang unik, masjid ini tampak berbeda dari bentuk masjid pada umumnya.
Kalau diperhatikan, Masjid Agung Sunda Kelapa tidak memiliki kubah pada bagian atasnya seperti yang biasa terdapat pada sebuah masjid.
Pada bagian akses masuk, terdapat gapura besar dengan ukiran-ukiran berwarna emas bertuliskan Masjid Agung Sunda Kelapa.
Baca juga: Gagal Divaksin Covid-19 di Balai Kota, Aldi Taher Mimpi Jadi Gubernur DKI Jakarta
Baca juga: Pelarangan Mudik 2021, Polres Depok Dirikan Tiga Pos Penyekatan dan 5 Pos Cek Poin
Saat saya berkunjung, suasana masjid tampak ramai didatangi jamaah.
Memang, masjid ini seringkali dijadikan sebagai tempat singgah atau tempat wisata religi bagi kaum muslim yang datang dari luar kota.
Pada bagian samping masjid, terdapat pekarangan yang ditumbuhi pepohonan.
Suasana teduh, dan asri begitu terasa kala bersantai di pekarangan masjid ini.
Melaksanakan ibadah salat ashar, setelah itu dilanjut dengan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci di dalam masjid.