Ramadan 2021

Kafe Hunter di Cawang Digerebek Gara-gara Langgar Protokol Kesehatan, 133 Botol Miras Disita

Kembali gelar razia SOTR, petugas gabungan gerebek sebuah kafe di Jalan DI Pandjaitan, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (25/4/2021) dini hari.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kafe Hunter digerebek petugas gabungan saat razia SOTR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kembali gelar razia sahur on the road (SOTR), petugas gabungan gerebek sebuah kafe di Jalan DI Pandjaitan, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (25/4/2021) dini hari.

Menjaga Jakarta Timur tetap aman dan kondusif selama Ramadan 2021, petugas gabungan dari unsur jajaran Polrestro Jakarta Timur, Kodim 0505 Jakarta Timur dan Satpol PP Jakarta Timur melakukan razia SOTR.

Dimulai sedari Sabtu (24/4/2021) malam, razia dilakukan hingga Minggu (25/4/2021) sekira pukul 04.00 WIB.

Dari penyisiran petugas, satu kafe yakni Kafe Hunter digerebek usai mengelabui petugas dengan mematikan lampu.

Ketika lampu dinyalakan, petugas mendapati ratusan tamu baik lelaki maupun perempuan yang asyik menengguk minuman keras (miras).

"Hari ini melakukan antisipasi SOTR dan kegiatan masyarakat. Sengaja kami membawa rekan-rekan dari TNI dan Satpol PP. Jadi Hunter ini melanggar protokol kesehatan. Nanti tentunya Satpol PP yang akan dikedepankan terutama menyegel Kafe Hunter ini," kata Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan kepada awak media.

Kafe Hunter digerebek petugas gabungan saat razia SOTR
Kafe Hunter digerebek petugas gabungan saat razia SOTR (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)
Kafe Hunter digerebek petugas gabungan saat razia SOTR usai melanggar prokes, Minggu (25/4/2021) dini hari.
Kafe Hunter digerebek petugas gabungan saat razia SOTR usai melanggar prokes, Minggu (25/4/2021) dini hari. (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Selain memeriksa identitas para tamu, petugas turut menyita 133 botol miras.

Sementara untuk pemilik dibawa ke Mapolrestro Jakarta Timur untuk diminta keterangan lebih lanjut.

"Sementara untuk pemilik kita dalami, kita periksa di Polrestro Jakarta Timur. Kalau untuk pengunjung sifatnya pendataan, kita imbau dan kita bubarkan karena tidak ditemukan barang berbahaya, narkoba dan lain sebagainya. Dari lokasi Satpol PP menyita 133 botol miras," tandasnya.

Baca juga: Permintaan BW Buat Pimpinan KPK Disindir Sahabat Anas: Sprindik Bocor Situ Nggak Mundur Malah Belagu

Baca juga: Curhat Istri Awak KRI Nanggala-402 Sempat Tak Bisa Tidur Kepikiran Suami: Ayo Mas, Kasih Kabar

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved