Penyerangan depan Warkop Saat Berbuka Puasa, Tukang Parkir Dibusur Gerombolan Gengster

Penyerangan kepada tukang parkir terjadi di depan sebuah warkop di Makassar, Sulawesi Selatan di waktu berbuka puasa pada Minggu (25/4/2021).

Editor: Elga H Putra
Tribunnews.com
Ilustrasi garis polisi. Penyerangan kepada tukang parkir terjadi di depan sebuah warkop di Makassar, Sulawesi Selatan di waktu berbuka puasa pada Minggu (25/4/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASSAR - Penyerangan kepada tukang parkir terjadi di depan sebuah warkop di Makassar, Sulawesi Selatan di waktu berbuka puasa pada Minggu (25/4/2021).

Tukang parkir disana alami luka usai dipanah oleh gerombolan gengster.

Lokasi pastinya di Warkop Megazone, Jalan Topaz Raya, Kecamatan Panakukang, Makassar.

Dua dari gerombolan pelaku bisa dilumpuhkan polisi yang saat itu sedang berbuka puasa.

Kapolsek Panakkukang Resort Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman membeberkan kronologi penyerangan yang viral di media sosial itu.

Jamal mengatakan, sekitar pukul 18.40 Wita, sekelompok orang yang diduga berjumlah sekitar 12 orang datang ke Warkop Megazone.

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Pengemudi Porsche yang Terobos Busway, Ternyata Seorang Mahasiswi

Mereka lalu menyerang dengan menembakkan busur kepada tukang parkir Warkop Megazone.

"Setelah itu ada anggota (polisi) yang sedang melakukan buka puasa disana. Sehingga anggota itu melihat adanya warga terancam melakukan tembakan peringatan," ujar Kompol Jamal, saat dikonfirmasi, Senin (26/4/2021) pukul 00.05 Wita.

Bukannya berhenti, salah seorang penyerang malah mengarahkan busur ke petugas tersebut.

"Sehingga anggota tersebut melakukan tembakan tegas terukur," ungkapnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Rizieq Shihab Enggan Tanggapi Terkait Pondok Pesantren Tak Terdaftar di Kemenag

Baca juga: Cara Cek Penerima BLT UMKM 2021 Rp 1,2 Juta di Bank BNI & BRI, Simak Link dan Siapkan KTP

Baca juga: Cerita Haru di Balik Pertemuan dengan Ibu Kandung, Betrand Peto Nangis Mengintip dari Jendela

Saat ini ada 2 orang yang berhasil diamankan, berinisial Y dan R.

"Salah satu pelaku tersebut sedang dilakukan perawatan di RS Bhayangkara, dan satunya sedang kami lakukan pemeriksaan secara intensif terhadap yang bersangkutan, karena informasi memang kurang lebih 10-12 orang yang mendatangi warkop tersebut," jelasnya.

Dari informasi awal, sebelumnya sempat terjadi perkelahian di parkiran Warung Upnormal, di Kecamatan Tamalate, antara tukang parkir dengan pelaku penyerangan.

"Tapi itu sedang kami selidiki, siapa saja yang bersengketa maupun bermasalah sebelumnya itu," katanya.

Sehingga atas kejadian ini, pelaku diancam dengan pasal 170, 336 KUHP.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved