Antisipasi Virus Corona di DKI

Wagub DKI Minta Polisi Tindak Tegas Anak Buahnya yang Terlibat Mafia Karantina

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria minta pihak kepolisian menindak tegas jajarannya yang terlibat mafia karantina di Bandara Soekarno Hatta

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Senin (26/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pihak kepolisian menindak tegas jajarannya yang terlibat mafia karantina di Bandara Soekarno Hatta.

Pasalnya, pelaku berinisial S dan RW yang kini sudah diamankan polisi disebut-sebut menggunakan pass Dinas Pariwisata DKI dalam meloloskan Warga Negara Indonesia (WNI) dari India masuk tanpa karantina.

"Ya nanti siapapun yang melanggar, apalahi ditemukan memalsukan, tentu ada sanksi ya," ucapnya, Selasa (28/4/2021).

Politisi Gerindra ini pun meminta pihak kepolisian memberikan sanksi berat kepada oknum tersebut.

Pasalnya, hal ini sangat membahayakan, mengingat pandemi Covid-19 di ibu kota belum berakhir.

Terlebih, India saat ini tengah dalam sorotan setelah adanya ledakan kasus Covid-19, dimana penambahan kasus hariannya bisa mencapai 300 ribu.

"Sudah ada aturan dan ketentuan undang-undang bagi siapa saja yang mengambil manfaat, bagi keuntungan pribadi, kelompok, golongan," ujarnya.

"Bila tidak sesuai dengan aturan, tentu akan diberikan sanksi," tambahnya menjelaskan.

Ariza pun mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan meminta aparat segera membongkar praktik mafia karantina ini.

"Biarlah aparat hukum yang akan melakukan pemeriksaan, menyelesaikan penyelidikan, dan nanti akan ada sanksi bagi siapa saja yang melanggar," tuturnya.

Baca juga: Bunuh Istri Siri Karena Kesal, Suami: Korban Minta Saya Ceraikan Istri Keempat yang Baru Dinikahi

Baca juga: Ramalan Shio Rabu 28 April 2021, Hari Istimewa Bagi Shio Ini Bila Habiskan Waktu Bersama Keluarga

Baca juga: Pulang Ngaji Buka Puasa Bareng Orangtua, Bocah di Bantul Tewas Santap Sate Pemberian Sosok Misterius

Dibantah Dinas Pariwisata DKI

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta buka suara soal oknum mafia yang membantu Warga Negara Indonesia (WNI) dari India masuk tanpa harus melakukan karantina.

Pasalnya, kedua pelaku berinisial S dan RW yang kini sudah diamankan pihak polisi itu disebut-sebut menggunakan pas Disparekraf DKI untuk meloloskan WNI tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Disparekraf DKI Gumilar Ekalaya menegaskan bahwa kedua pelaku bukan pegawainya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved