Sisi Lain Metropolitan
Cerita Kurdi Si Nelayan Cilincing: Pernah Jadi Korban Bajak Laut hingga Kepalanya Digetok Pistol
Segelintir pengalaman pahit pernah dijalani Kurdianto (52) selama 30 tahun lebih menjadi nelayan. Bajak laut sering pula menjadi momok yang menghantui
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Segelintir pengalaman pahit pernah dijalani Kurdianto (52) selama 30 tahun lebih menjadi nelayan.
Tak hanya ombak besar, keberadaan komplotan bajak laut sering pula menjadi momok yang menghantui perjalanan melautnya.
Pria yang akrab disapa Kurdi itu bercerita bahwa salah satu pengalaman terpahitnya ialah ketika dirampok bajak laut pada tahun 1991.
Kala itu, Kurdi dan beberapa rekan sesama nelayan berangkat dari kampung halamannya di Cirebon, Jawa Barat, menuju ke Lampung.
Ketika berada di perairan Lampung Utara, saat tengah menjala ikan, Kurdi dan rekan-rekannya dihampiri sejumlah orang yang mengendari speed boat.

"Ada orang-orang datang bawa speed boat menghampiri kita pas lagi jalain ikan," ucap Kurdi di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (29/4/2021).
Mengira orang-orang tersebut hanya pelaut biasa, Kurdi dan rekan-rekannya tetap fokus menjala ikan.
Baca juga: Pengakuan Adam Rekayasa Hoaks Babi Ngepet di Depok: Ingin Selesaikan Persoalan Hilangnya Uang Warga
Baca juga: Kasus Mafia Karantina di Bandara Soekarno-Hatta, Diduga dari ASN, Disparekraf DKI Angkat Bicara
Baca juga: Ditinggal Suami Nobar Bola, Istri Masukkan Selingkuhan ke Rumah, Tak Berkutik Digerebek Warga Sedesa
Di sela-sela mengangkat ikan dari laut ke perahunya, tiba-tiba sejumlah orang yang ternyata bajak laut itu semakin mendekat sambil membentak-bentak.
"Kita lagi ngangkutin ikan, dia datang, langsung menghadang kita," ucap Kurdi.
Komplotan bajak laut itu kemudian menunjukan senjata api yang mereka bawa.
Satu per satu bajak laut naik ke perahu Kurdi sambil menodongkan senjatanya.
Kemudian, mereka meminta Kurdi dan rekan-rekannya menyerahkan barang-barang berharga mereka.
Uang, beras perbekalan melaut, hingga hasil jala ikan lenyap digasak para bajak laut itu.
Kepala Kurdi bahkan sempat digetok gagang senjata api sang bajak laut hingga benjol.
Baca juga: Pengakuan Adam Rekayasa Hoaks Babi Ngepet di Depok: Ingin Selesaikan Persoalan Hilangnya Uang Warga
"Semuanya dirampok. Ikannya, duitnya, berasnya, semua diambil," tutur Kurdi.
"Yang ngerampok orang-orang sekitaran Lampung sana. Diketok pala saya pakai senjata rakitan," tutup Kurdi.