Breaking News:

Ramadan 2021

Dishub Temukan Banyak Warga Tangerang Curi Start Mudik, Tidak Ada yang Bawa Surat Bebas Covid-19

Dinas Perhubungan Kota Tangerang mulai melakukan pengecekan pergerakan penumpang di Terminal Poris Plawad

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Dinas Perhubungan Kota Tangerang mulai melakukan pengecekan pergerakan penumpang di Terminal Poris Plawad, Jumat (30/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Perhubungan Kota Tangerang mulai melakukan pengecekan pergerakan penumpang di Terminal Poris Plawad, Jumat (30/4/2021).

Pengecekan dilakukan dalam rangka jelang penerapan aturan larangan mudik pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

Dalam pengecekan tersebut Dishub Kota Tangerang menemukan banyak masyarakat yang hendak mudik duluan.

Bahkan, mereka tidak mengantongi surat keterangan bebas Covid-19.

Baca juga: Siasati Larangan Mudik Lebaran, Nelayan Cilincing Pilih Pulang Kampung Naik Perahu

Padahal, berdasarkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatur agar masyarakat yang hendak bepergian wajib menunjukkan surat hasil tes RT-PCR atau rapid antigen dengan jarak waktu 1x24 jam sebelum perjalanan.

Kepala UPT Prasarana Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Heri Setiawan mengatakan, masih banyak penumpang yang tidak membawa surat keterangan Covid-19 baik melalui rapid antigen hingga PCR.

Hak tersebut dinilai melanggar peraturan masa periode pengetatan aturan mudik yang berlaku mulai 22 April hingga 24 Mei 2021.

Baca juga: Ditlantas Polda Metro Jaya Sebut Sudah Tangkap Puluhan Penyedia Travel Gelap yang Nekat Layani Mudik

"Dalam pengecekan pergerakan penumpang ini masih banyak yang belum bawa, dan ini masih fase pertama yang mana akan kita screening dan imbau untuk menyertakan surat keterangan itu," jelas Heri kepada awak media.

Pasalnya, pada saat tanggal 6-17 Mei nanti semua benar-benar dilarang untuk melakukan perjalanan mudik.

"Begitu juga dengan PO bus, yang tidak boleh melakukan angkut penumpang," sambungnya.

Sementara, Kepala Terminal Poris Plawad, Alwien mengatakan, untuk kondisi pergerakan penumpang hingga saat ini masih normal.

"Masih statis, tidak ada peningkatan. Dimana per-hari ada 400 hingga 500 pergerakan penumpang dengan 120 sampai 130 pergerakan bus atau kendaraan," ujarnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved