Breaking News:

Angkut Penumpang di Terminal Bayangan, Dua Sopir Bus AKAP Terjaring Razia Sudinhub Jakarta Utara

Kasi Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Agus Prasetiyo mengatakan, kedua bus itu masing-masing membawa dua dan delapan penumpang. 

Dok. Sudinhub Jakarta Utara
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara melakukan penyisiran terminal bayangan pada Jumat (30/4/2021) malam kemarin dalam rangka pengetatan mobilitas jelang Lebaran 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara melakukan penyisiran terminal bayangan pada Jumat (30/4/2021) malam kemarin dalam rangka pengetatan mobilitas jelang Lebaran.

Dalam Operasi Lintas Jaya ini, dua unit bus antar kota antar provinsi (AKAP) kedapatan tengah menaik-turunkan penumpang di terminal bayangan kawasan Kelapa Gading.

Kasi Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Agus Prasetiyo mengatakan, kedua bus itu masing-masing membawa dua dan delapan penumpang.

"Ada dua bus yang kami dapati sedang menaik-turunkan penumpang tidak pada terminal. Bus itu tujuan Malang dan Cirebon," kata Agus, Sabtu (1/5/2021).

Terhadap kedua bus tersebut, petugas kemudian menindaknya dengan sanksi stop operasional.

Dua armada bus yang dirazia sekarang sudah ditahan di Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.

"Awak bus sudah kami buatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sementara bus stop operasional," kata Agus.

Baca juga: Manajemen Emosi Bisa Dimulai dengan Cara Menulis

Baca juga: Kapolda Banten Tinjau May Day di Kabupaten Tangerang, Buruh Diwajibkan Tes Antigen Sebelum Aksi

Baca juga: Buruh Tuntut Agar Segera Divaksin Covid-19 dan THR Dibayar Full

Operasi semacam ini digelar sebagai salah satu langkah penindakan pada momentum pra atau sebelum memasuki masa larangan mudik dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain di Kelapa Gading, petugas juga merutinkan pengawasan di lokasi rawan terminal bayangan seperti Jalan R. E. Martadinata, Pademangan.

"Sesuai aturan pemerintah terkait dengan masa pengetatan dan larangan mudik mulai 22 April hingga 24 Mei kita lakukan Operasi Lintas Jaya dengan menyisir terminal bayangan," kata Agus.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengeluarkan adendum SE Satgas Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang pengetatan persyaratan Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). 

Pengetatan mobilitas dilakukan pada periode menjelang larangan mudik yakni 22 April 2021 – 5 Mei 2021 dan pascalarangan mudik yang berlaku pada 18 Mei 2021 - 24 Mei 2021.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved