Ramadan 2021
Waspada Bahaya Tidur Setelah Sahur, Berikut Penjelasan Ahli
Waspada bahaya tidur setelah sahur di bulan suci Ramadan. Berikut penjelasannya.
TRIBUNJAKARTA.COM - Waspada bahaya tidur setelah sahur di bulan suci Ramadan.
Diketahui sebagian orang lebih memilih tidur di pagi hari setelah sahur.
Sahur sendiri merupakan salah satu kegiatan yang rutin dijalankan muslim agar lebih bertenaga menjalankan puasa.
Namun, tak jarang rasa kantuk tak tertahankan muncul setelah makan sahur, karena kekenyangan maupun kurang tidur.
Lalu apakah tidur setelah sahur baik bagi kesehatan? Begini penjelasannya.
Baca juga: Kamu Merasa Lelah dan Lemas saat Puasa? Yuk Hindari 4 Jenis Makanan Ini saat Sahur
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik, dan Diabetes RSPI dr Wismandari Wisnu menjelaskan, tidur setelah sahur dapat mengakibatkan masalah pencernaan.
"Langsung tidur setelah sahur akan berdampak terutama pada saluran cerna," kata Wismandari pada Kompas.com, Sabtu (1/4/2021).
Dia menambahkan, tubuh manusia membutuhkan waktu untuk mencerna makanan yang dimakan.
Posisi terlentang dapat menyebabkan makanan yang belum sepenuhnya dicerna di lambung mudah naik ke kerongkongan.
Wismandari juga menjelaskan pada kondisi itu terjadi refluks asam atau gastro-esophageal reflux disease (GERD).
Hal itu bisa terjadi karena katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup sempurna.
"Pada kondisi ini pasien bisa merasakan panas/nyeri dada, asam di mulut, mual, kembung, sakit tenggorokan," ungkap Wismandari.
Selain itu tidur setelah sahur juga bisa menyebabkan sembelit.
Hal itu terjadi karena seharusnya pengosongan lambung membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga jam setelah makan.
"Dengan posisi terlentang terlalu cepat dapat menghambat proses pengosongan lambung. Jika ini terus terjadi bisa memicu sembelit," tutur Wismandari.
Baca juga: Telur Dadar, Nasi Hangat dan Sambal Jadi Menu Sahur Favorit Lurah Kayu Putih Saat Ramadan
Gejala GERD
Melansir Healthline, 28 April 2021, beberapa penelitian telah mengaitkan makan sebelum tidur dengan penambahan berat badan.
Lebih lanjut, orang yang makan sebelum tidur bisa GERD.
Beberapa gejalanya adalah sebagai berikut:
- Maag.
- Kesulitan menelan.
- Benjolan di tenggorokan.
- Erosi gigi.
- Batuk kronis.
- Radang tenggorokan.
Jika Anda mengalami salah satu gejala ini, Anda mungkin ingin menghindari makan sebelum tidur karena saat berbaring lebih mudah untuk muntah.
Lalu, jika Anda terlanjur terkena GERD atau refluks asam, hindari makan apa pun setidaknya selama 3 jam sebelum berbaring di tempat tidur.
Selain itu hindari minum atau makan apa pun yang mengandung kafein, alkohol, teh, cokelat, atau rempah-rempah panas.
Semua jenis makanan tersebut bisa memperparah gejala.
Berita Sahur Lainnya
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Bahaya tidur setelah sahur, dari berat badan naik hingga GERD
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-sahur.jpg)