Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Cegah Tsunami Covid-19 Pascalebaran, Anies Baswedan Cs Diminta Bekerja Ekstra

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani meminta Gubernur Anies Baswedan dan jajarannya bekerja ekstra keras dalam menanggulangi Covid-19

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani usai menemui para orang tua murid di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani meminta Gubernur Anies Baswedan dan jajarannya bekerja ekstra keras dalam menanggulangi Covid-19 menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H.

Pasalnya, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan terus menurun jelang Lebaran 2021.

Hal ini terlihat dari kerumunan di Pasar Tanah Abang yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Pemprov kerja lebih ekstra, tindak tegas yang melanggar," ucapnya, Rabu (5/5/2021).

Politisi muda PAN ini pun meminta Anies Baswedan menggencarkan kembali kampanye soal bahaya Covid-19.

Agar, kesadaran masyarakat soal pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan bisa terus ditingkatkan.

"Masifkan lagi kampanye bahaya corona, saya lihat itu yang redup sekarang," ujarnya saat dihubungi.

Baca juga: Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Mengalami Peningkatan Jelang Penerapan Larangan Mudik

Baca juga: Ditinggal Pergi Penghuninya, Rumah di Bekasi Dibobol Maling

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Kemang Raya, Pengemudi Ojol Tergeletak Bersimbah Darah

Bila Pemprov DKI lengah dalam melakukan pengawasan, putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ini khawatir, tsunami Covid-19 yang terjadi di beberapa negara terjadi pascalebaran.

"Kami tidak mau melihat seperti di India. Malaysia juga sekarang darurat corona, ICU hampir penuh," kata dia.

"Singapura juga sudah ada ultimatum khusus, jangan sampai Jakarta begitu," tambahnya menjelaskan.

Zita pun mengingatkan masyarakat untuk patuh dengan aturan yang dibuat pemerintah dengan menahan diri untuk tidak mudik lebaran.

Sebab, mulai 6 Mei hingga 17 Mei mendatang ada aturan larangan mudik yang dibuat pemerintah pusat.

"Saya imbau warga Jakarta harus menahan diri. Ditahan nafsu untuk keluar, kumpul, belanja," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved