Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Hasil Tes WGS Kemenkes Lama, Dinkes Duga Virus Corona Varian India Sudah Meluas di Tangsel 

Ilustrasi. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangerang Selatan (Tangsel), Allin Hendalin Mahdaniar, menduga virus corona varian India atau B1617 sudah m

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangerang Selatan (Tangsel), Allin Hendalin Mahdaniar, menduga virus corona varian India atau B1617 sudah meluas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangerang Selatan (Tangsel), Allin Hendalin Mahdaniar, menduga virus corona varian India atau B1617 sudah meluas di Tangsel.

Anggapan Allin didasarkan pada temuan dua kasus Covid-19 di kawasan Kelurahan Pondok Jagung, Serpong Utara, hasil kontak erat dengan kasus virus corona varian India

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, dua warga Pondok Jagung tersebut merupakan sosok orang tua, ibu dan ayah.

Mereka diduga kuat tertular Covid-19 dari anaknya sendiri di Jakarta pada awal April 2021.

Namun, anak baru ketahuan terinfeksi varian Covid-19 India setelah hasil tes Whole Genome Sequencing (WGS) oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) keluar pada awal Mei 2021 ini, sekira sebulan berselang. 

Baca juga: Waspada Gelombang Baru Covid-19, Berikut Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Cegah Corona

Otomatis, si orang tua yang kontak erat anaknya juga diduga terpapar virus corona varian India

Guna memastikan paparan B1617 itu, Kemenkes bersama Dinkes Tangsel turut mengetes WGS dua kasus Pondok Jagung, ibu dan ayah itu, walupun keduanya sudah dinyatakan negatif tes PCR saat ini. 

Lamanya pengujian sampel tes WGS itu yang menjadi dasar Allin berbicara tentang paparan virus corona varian India di Tangsel.

Baca juga: Dinkes Tangsel Konfirmasi 2 Kasus Virus Corona Varian India Ditemukan di Serpong Utara

"Ini sudah lama karena hasil genome sequencing-nya itu enggak bisa cepat, kasus anaknya ini kan ketahuannya baru kemarin makanya baru di-tracing siapa yang pernah kontak erat dengan dia," kata Allin melalui sambungan telepon, Kamis (6/5/2021).

Allin juga menambahkan, jika tes WGS lebih dimasifkan, maka tingkat paparan di Indonesia pun di Tangsel akan lebih terlihat.

Baca juga: Kronologi 2 Warga Tangsel Disebut Terpapar Covid-19 Varian India, Diduga Tertular Anak di Jakarta 

"Makanya hati- hati mungkin disini sudah banyak, karena enggak diperiksa genome sequencing saja enggak ketahuan," pungkas Allin.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved