Breaking News:

Ramadan 2021

16 Bus AKAP Layani Penumpang dengan Keperluan Mendesak di Hari Pertama Larangan Mudik Kemarin

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) merincikan sebanyak 16 bus AKAP atau Angkutan Antar Kota Antar Provinsi melayani penumpang non mudik

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Beberapa bus yang melayani keperluan mendesak di Terminal Kalideres, Jumat (7/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) merincikan sebanyak 16 Bus AKAP atau Angkutan Antar Kota Antar Provinsi melayani penumpang non mudik tanggal 6 Mei kemarin.

16 bus tersebut terdiri dari 11 bus di Terminal Pulo Gebang, dan 5 bus lainnya berangkat dari Terminal Kalideres.

"Tentunya selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pelaku perjalanan juga harus memenuhi persyaratan," kata Kepala BPTJ Polana B Pramesti, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: DPP KNPI Bagikan Ratusan Takjil dan Nasi Kotak kepada Masyarakat Kalideres Jakarta Barat

Diketahui, sebelumnya seluruh Terminal Bus yang berada di wilayah Jabodetabek berhenti melayani angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provisi (AKDP) selama periode larangan mulai tanggal 6-12 Mei 2021.

Baca juga: Peradi Pusat Gencarkan Baksos di Akhir Ramadan, Fokus Perekonomian Masyarakat Terdampak Covid-19

Baca juga: Ramadan Berbagi, Peradi Jakarta Barat Bagi-bagi Sembako dan Takjil di Sejumlah Lokasi

Langkah tersebut sebagai tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pemberhentian sementara layanan AKAP dan AKDP ini, dilakukan baik di terminal yang berada dibawah pengelolaan BPTJ maupun yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Daerah. 

Adapun terminal di bawah pengelolaan BPTJ tersebut meliputi Terminal Jatijajar Depok, Terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, dan Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.

Selain itu, ada juga yang berada dibawah pengelolaan Pemerintah Daerah. Terdiri dari Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Tanjung Priok yakni dibawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta, dan Terminal Bekasi dibawah pengelolaan Pemerintah Kota Bekasi.

Sementara khusus untuk Terminal Pulo Gebang dan Terminal tipe A Kalideres,  tetap membuka layanan AKAP untuk keperluan masyarakat yang mendesak atau non mudik.

Beberapa bus yang dioperasikan ditandai dengan stiker khusus dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sebagai angkutan AKAP terbatas tahun 2021.

Adapun jumlah penumpang non mudik yang diberangkatkan tanggal 6 Mei 2021 kemarin dengan bus AKAP terbatas, berjumlah 27 orang dari Terminal Pulo Gebang, dan 22 penumoang dari Terminal Kalideres.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved