Breaking News:

Banyak Pemudik yang Terjaring di Pos Penyekatan Bekasi, Polisi: Mereka Untung-untungan Saja

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Aloysius Suprijadi mengatakan, alasan pemudik yang terjaring penyekatan mayoritas hanya coba-coba.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Operasi Ketupat Jaya penyekatan pemudik di GT Bekasi Barat Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (6/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi mengatakan, alasan pemudik yang terjaring penyekatan mayoritas hanya coba-coba.

Mereka kata Aloysius, sebenarnya sudah mengetahui kebijakan larangan mudik lebaran yang dikeluarkan pemerintah berlaku 6 - 17 Mei 2021.

TONTON JUGA

"Dari pemudik yang diputarbalikkan ditanya sama anggota, mereka tahu kalau dilarang, tapi mereka untung-untungan saja, berharap bisa lolos," kata Aloysius, Kamis (6/5/2021).

Dia melanjutkan, tidak menutup kemungkinan terdapat pemudik yang berhasil lolos penyekatan di wilayah Kota Bekasi.

Tetapi lanjut dia, jika pemudik lolos di wilayah Kota Bekasi, tidak menutup kemungkinan bakal terkena penyekatan di titik lain di luar wilayah setempat.

Operasi Ketupat Jaya penyekatan pemudik di GT Bekasi Barat Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (6/5/2021).
Operasi Ketupat Jaya penyekatan pemudik di GT Bekasi Barat Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (6/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Kalau mereka lolos di sini mereka akan dicegat juga di pos selanjutnya, di Kabupaten Bekasi, Karawang, terus akan ada pengecekan," terang dia.

Di Kota Bekasi, hari pertama kebijakan larangan mudik, terdapat 122 kendaraan pemudik diputar balik saat terjaring di pos penyekatan.

Baca juga: Catat! Daftar Cuti Bersama dan Jadwal Libur Lebaran 2021, Jangan Sampai Terlewat

Baca juga: Pengakuan Jenderal Rusdi Karepesina Soal Sunda Nusantara, Ungkap Perbedaan dengan Sunda Empire

Baca juga: Warga Cipinang Melayu Kebanjiran, Damkar Jakarta Timur Kerahkan Mobil Pompa Sedot Air

Sebagai rincian, 86 merupakan kendaraan roda empat, sedangkan 36 kendaraan sisanya merupakan kendaraan roda dua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved