Ramadan 2021

Melihat Kondisi Terkini Pasar Tanah Abang, Masihkah Ada Kerumunan?

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan, kondisi lalu lintas di kawasan Tanah Abang kini sudah jauh tertata rapi

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Kondisi terkini Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (8/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kerumunan yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pekan lalu menjadi sorotan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran datang langsung meninjau keramaian pada Minggu (2/5/2021) lalu.

Beragam kebijakan pun diterapkan guna mengantisipasi kerumunan di pusat grosir tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu.

Mulai dari kebijakan ganjil genap, dimana kios bernomor genap tutup pukul 16.00 WIB dan yang ganjil pada 17.00 WIB.

Kemudian, ribuan petugas gabungan dari unsur TNI/Polri pun ditempatkan di setiap sudut Pasar Tanah Abang.

Lalau bagaimana hasilnya setelah sepekan diterapkan? 

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi dari pukul 14.30 WIB hingga 15.30 WIB, kondisi Pasar Tanah Abang tampak masih ramai pengunjung.

Meski demikian, kerumunan yang terjadi tak sepeda akhir pekan lalu. Masyarakat pun tampak masih bisa menjaga jarak satu sama lain, seperti yang terlihat di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang.

Kemudian, Jalan Jatibaru Raya yang berada di bawah JPM tampak lengan.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan, kondisi lalu lintas di kawasan Tanah Abang kini sudah jauh tertata rapi dibandingkan sebelumnya.

"Hari ini masih ramai sebetulnya dibandingkan minggu lalu. Tidak jauh beda, tapi sekarang jauh lebih tertib," ucapnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Kampung Ambon Digerebek, 45 Orang Diciduk, Sejumlah Narkoba, Senjata hingga Drone Disita

Walau demikian, pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya menjadi salah satu biang kerok kerumunan di Pasar Tanah Abang masih tetap berada di atas trotoar.

Padahal, Gubernur Anies Baswedan minggu lalu mengimbau para pedagang untuk tidak berjualan di atas trotoar dan meminta masyarakat melakukan transaksi di lokasi-lokasi yang sudah disediakan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved