Breaking News:

Ramadan 2021

Gubernur Anies Larang Warganya Mudik Lokal: Prioritaskan Idul Fitri di Rumah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya tak melakukan mudik lokal saat perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya tak melakukan mudik lokal saat perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya tak melakukan mudik lokal saat perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Walau tak ada larangan khusus, Anies penyebut, imbauan ini mendapat persetujuan dari para kepala daerah di wilayah penyangga ibu kota, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Hal ini dikatakan usai rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, serta sejumlah kepala daerah di wilayah Jabodetabek.

"Dianjurkan untuk tidak melakukan kegiatan saling mengunjungi dalam wilayah yang sama atau lintas wilayah, baik skala kampung, kelurahan, kecamatan, kota, kabupaten, maupun provinsi," ucapnya, Senin (10/5/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun meminta seluruh warganya merayakan Lebaran 2021 di rumah masing-masing.

Gubernur DKI Anies Baswedan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-52 pada Jumat (7/5/2021) kemarin. Anies didoakan maju Pilpres dan menjadi Presiden
Gubernur DKI Anies Baswedan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-52 pada Jumat (7/5/2021) kemarin. Anies didoakan maju Pilpres dan menjadi Presiden (Instagram Anies Baswedan)

"Ada kesepakatan tentang kegiatan saling mengunjungi, disepakati tadi bahwa masyarakat diprioritaskan berkegiatan di rumah saja," ujarnya di Balai Kota.

Anies pun meminta warganya taat aturan dan melaksanakan imbauan yang diberikan ini.

Baca juga: Transera Waterpark Bekasi Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Ada Swab Antigen Gratis Bagi Pengunjung

Baca juga: Minta Warganya Salat Idul Fitri di Rumah, Anies: Jangan Pergi Jauh Hanya Sekedar Ibadah

Baca juga: Beli Takjil di Pinggir Jalan, Nia Ramadhani Kebingungan Tak Bisa Bedakan Tempe & Pisang Goreng: Hah?

Sebab, upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 tak akan berjalan baik bila tidak ada partisipasi dari masyarakat.

"Ini juga menjawab yang selama ini sering menjadi diskusi bahwa saling mengunjungi dalam kampung, antar kampung, maupun antar kelurahan, antar kecamatan tidak dianjurkan," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved