Breaking News:

Ramadan 2021

Ditinggal Mudik, Rumah Warga di Cipete Selatan Kemasukan Ular: Damkar Turun Tangan

Rumah kosong yang ditinggal pergi penghuninya mudik di Jalan Palem RT 004 RW 004, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan kemasukan ular sanca

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Erik Sinaga
Dokumentasi Damkar Cilandak
Petugas damkar Cilandak mengevakuasi ular sanca di rumah warga di Kawasan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (11/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Rumah kosong yang ditinggal pergi penghuninya mudik di Jalan Palem RT 004 RW 004, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan kemasukan ular sanca.

Ular sanca berukuran kurang lebih 3,5 meter itu dilihat pertama kali oleh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Cipete Selatan saat sedang menyapu.

"Anggota PPSU sedang menyapu di depan rumah no 16 Jalan Palem kaget melihat ada seekor ular sedang merayap di tempat rumah warga," ungkap Kepala Regu Grup B Sektor V Cilandak Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Subiyanto pada Selasa (11/5/2021).

Petugas damkar kemudian menerima laporan sekira pukul 06.30 WIB. Dikerahkan 3 personil untuk mengevakuasi ular itu.

Saat penanganan, cerita Subiyanto, ular tersebut hendak masuk kembali ke lobang di sela-sela pembatas tembok.

Baca juga: Jadwal Terbaru Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Simak Persyaratan untuk Formasi Umum dan Khusus

"Sempat kesulitan karena kepala dan separuh badannya sudah masuk ke lobang," lanjutnya.

Petugas menggunakan air panas untuk memudahkan ular itu keluar dari lobang.

"Setelah disiram air panas sambil kita tarik buntutnya, ular berhasil keluar dari lobang," tambahnya.

Subiyanto menjelaskan saat penanganan, penghuni rumah sedang pergi mudik.

Baca juga: Saksi Rizieq Shihab Bela Hanif Alatas Soal Video Testimoni yang Disebut Jaksa Bohong

Usai berhasil diangkat, tampak badan ular tampak gemuk.

Diduga ular kembali masuk ke sarangnya usai mencari makan.

"Sarangnya berupa lobang yg ada di antara pembatas tembok itu," ujarnya.

Baca juga: Kesiapan TMII Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran: Sistem Buka Tutup, Kapasitas Hanya 30 Persen

Subiyanto mengimbau agar masyarakat segera laporkan ke petugas damkar bila menemukan hewan liar yang meresahkan di lingkungan.

"Saya berpesan agar bila melihat ular atau hewan liar jenis apapun, jangan dibunuh. Langsung telepon kantor pemadam terdekat agar segera ditangani petugas," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved