Breaking News:

Ramadan 2021

Harga Daging di Bekasi Tembus Rp160.000 per Kilogram Jelang Lebaran

Harga daging sapi jelang hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah di Kota Bekasi tembus di angka Rp160.000 per kilogram.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Pedagang daging sapi di Pasar Baru Bekasi, Selasa (11/5/2021). Harga daging sapi jelang hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah di Kota Bekasi tembus di angka Rp160.000 per kilogram. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Harga daging sapi jelang hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah di Kota Bekasi tembus di angka Rp160.000 per kilogram.

Hal ini berdasarkan panatauan TribunJakarta.com di Pasar Baru Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (11/5/2021).

"Daging sekarang Rp160.000 (per kilogram), naik Rp10.000 dari kemarin yang masih di harga Rp150.000," kata Muhammad Soleh pedagang daging.

Dia menjelaskan, kenaikan harga daging sapi ini merupakan yang tertinggi dari harga normal Rp120.00 per kilogram.

"Kalau untuk naik lagi kayanya udah terakhir (Rp160.000 per kilogram), nanti abis lebaran mungkin turun dikit," tuturnya.

ilustrasi daging sapi
ilustrasi daging sapi (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Menurut Soleh, harga daging sejak lama memang cenderung tidak stabil. Hal ini kata dia, menyusul kenaikan harga satuan karkas (daging bertulang) di rumah potong hewan.

"Sekarang dari RPH aja Rp112 karkas per kilogram, biasanya kan di bawah Rp100.000 ini naik mau lebaran dari sananya," ucapnya. 

Baca juga: Kantor SAR Jakarta Kerahkan Tiga Kapal Cari ABK KM Marcel Jaya 29 yang Tenggelam di Pulau Seribu

Baca juga: Segera Tunaikan Zakat Fitrah, Berikut Niatnya Lengkap dengan Orang yang Berhak Menerimanya

Baca juga: Tak Perlu Sedot Lemak! 7 Ramuan Tradisional Ini Berkhasiat Atasi Obesitas, Tertarik Coba?

Adapun meski harga naik cukup drastis, kebutuhan daging jelang lebaran tetap tinggi. Pembeli rata-rata konsumsi rumah tangga. 

"Kalau untuk pembeli yang jualan itu mereka udah pada nyetok duluan sebelum harga naik, sekarang yang beli konsumsi rumahan aja," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved