Tak Terima Dagangan Diangkut Petugas, Emak-emak Teriak Histeris Hingga Terjatuh: Jangan !
Tak terima dagangan diangkut petugas, seorang PKL di sepanjang Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur berteriak histeris hingga terjatuh.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Tak terima dagangan diangkut petugas, seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur berteriak histeris hingga terjatuh.
Guna mengamankan malam takbiran di tengah pandemi, ratusan personel gabungan melakukan patroli mobile, Kamis (13/5/2021).
Tak hanya menyusuri jalan protokol di wilayah Jakarta Timur, patroli juga dilakukan dengan menyisir wilayah pasar. Satu diantaranya di sepanjang Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur.
Selain berpotensi mengundang kerumunan, kegiatan jual beli yang masih berlangsung di atas pukul 21.00 WIB membuat petugas terpaksa melakukan penertiban.
Melalui pengeras suara dan tindakan persuasif lebih dulu, petugas meminta para PKL untuk menutup lapak dan segera mengemasi barang-barang mereka.
Baca juga: Sebuah Mobil Tabrak Gerobak PKL dan Kecebur ke Kali Karena Pengemudi Diganggu Anak
Namun, satu diantara pedagang petasan yang merupakan emak-emak justru melakukan perlawanan.
Lamban mengikuti instruksi petugas dan terus adu mulut, petugas terpaksa mengangkut dagangan emak-emak yang enggan disebutkan namanya ini.

"Jangaaaaannn," teriaknya menggelegar berulang kali dan mengundang perhatian lainnya.
Coba mempertahankan dagangannya, emak-emak ini sempat terjatuh tersungkur.
"Pak sabar pak, ini ibu saya. Sabar pak, jangan begini caranya. Iya iya kami ikuti aturannya," sahut anaknya.
Meski sudah bersikap koperatif, petugas tetap mengamankan petasan milik emak-emak ini
Bubarkan PKL

Petugas gabungan bubarkan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Pasar Ikan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (13/5/2021) dini hari.
Hal itu dilakukan petugas untuk mengurangi kerumunan.