Antisipasi Virus Corona di DKI
Bus Sekolah DKI Tetap Evakuasi Pasien Covid-19 Selama Libur Lebaran
Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 tetap berjalan
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 tetap berjalan selama libur Idul Fitri 1442 Hijriah.
Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Ali Murthado mengatakan jajarannya tetap mengevakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke RS rujukan dan tempat isolasi selama libur Idul Fitri.
"Evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 dan layanan antar jemput tenaga kesehatan tetap berjalan. Sejak awal pandemi Covid-19 sampai sekarang kita sudah evakuasi 24.537 pasien," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (14/5/2021).
Dalam proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ini jajaran UPAS menyesuaikan permintaan pihak Puskesmas Kecamatan se-DKI Jakarta yang menangani tes swab PCR pasien.
Setelah menerima permintaan dan lokasi penjemputan unit bus UPAS DKI Jakarta yang bersiaga di kantor mereka, Jalan Raya Pondok Gede, Kecamatan Kramat Jati dikerahkan.
"Untuk armada khusus evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 15 bus dengan total awak bus 20 orang. SOP-nya setelah dapat permintaan, kurang dari dua jam kita sudah sampai lokasi penjemputan," ujarnya.
Baca juga: Libur Lebaran, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong Mengalami Penurunan Omzet Hingga 50 Persen
Baca juga: Pasar Gembrong Masih jadi Surga Belanja Mainan Anak Bagi Warga Jakarta
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pesanggrahan Jakarta Selatan Terbakar
Ali menuturkan dalam proses evakuasi setiap awak bus mengenakan alat perlindungan diri (APD) level tiga sebagaimana tenaga kesehatan guna mencegah terpapar Covid-19 saat bertugas.
Jajaran UPAS Dishub DKI Jakarta dilibatkan dalam proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 karena unit bus mereka dapat membawa belasan pasien dalam satu kali perjalanan.
"Setiap selesai melakukan evakuasi kita lakukan dekontaminasi (penyemprotan disinfektan) terhadap unit bus dan pengemudi. Untuk memastikan keamanan pengemudi agar tidak terpapar Covid-19," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pasien-terkonfirmasi-covid-19-ke-rs-menggunakan-bus-sekolah-pemprov-dki-jakarta.jpg)