Larangan Besuk, Napi di Lapas Bulak Kapal Bekasi Berlebaran Melalui Video Call

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bulak Kapal, Kota Bekasi melarang kegiatan jam besuk keluarga narapidana sejak pandemi Covid-19 berlangsung

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Sejumlah narapidana di Lapas Kelas II A Bulak Kapal Bekasi melakukan komunikasi online saat momen lebaran dengan keluarga. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bulak Kapal, Kota Bekasi melarang kegiatan jam besuk keluarga narapidana sejak pandemi Covid-19 berlangsung.

Momen Hari Raya Idulfitri, Lapas Bulak Kapal biasanya ramai menerima kunjungan warga yang hendak berlebaran menjenguk anggota keluarganya.

Namun sejak dua tahun terkahir ini, lebaran di Lapas Bulak Kapal sepi kedatangan warga. Napi yang hendak bertebaran, difasilitasi melalui online video call.

"Jadi upaya kita, agar mereka tetap melakukan komunikasi dengan keluarg, kita sediakan kunjungan online berupa komunikasi video call," kata Kepala Lapas Bekasi, Hensah saat dikonfirmasi, Jumat (14/5/2021).

Dia menjelaskan, warga binaan atau napi ditawarkan oleh petugas siapa saja yang ingin menghubungi keluarganya di momen lebaran.

Mereka secara bergantian menggunakan fasilitas komunikasi yang disediakan Lapas, serta beberapa fasilitas tambahan untuk mengakomidir banyaknya permintaan.

"Karena pada saat lebaran ini, cukup banyak yang menginginkan komunikasi ke pihak keluarga, jadi kita tambah pakai handphone petugas," tuturnya.

Baca juga: Pemprov DKI Terapkan Pengamanan Berlapis Antisipasi Pemudik di Arus Balik Lebaran

Baca juga: Pria Tewas Usai Terseret Mobil Sejauh 8 Kilometer, Pelaku Masih Misterius

Meski kunjungan dilarang, keluarga tetap dapat mengirim bingkisan makanan atau keperluan pribadi bagi warga binaan.

Hanya saja, kiriman hanya bisa dititipkan ke petugas untuk selanjutnya diserahkan ke napi bersangkutan.

Peniadaan kunjungan dilakukan, untuk meminimalisir kontak luar mengingat situasi pandemi yang belum selesai.

"Tetapi bagi keluarga yang ingin membawa makanan ataupun pakaian kita terima sepanjang yang di bawa pihak keluarga tidak dilarang," terangnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved