Breaking News:

Bayi Kejang-kejang Diduga Konsumsi Obat Kedaluwarsa, Pemkot Tangerang: Masih Bisa Sampai Akhir Bulan

Seorang bayi berumur 1 tahun 2 bulan di Kota Tangerang mendadak kejang-kejang diduga habis mengonsumsi obat yang sudah kedaluwarsa.

thehits.co.nz
Ilustrasi Bayi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang bayi berumur 1 tahun 2 bulan di Kota Tangerang mendadak kejang-kejang diduga habis mengonsumsi obat yang sudah kedaluwarsa.

Awalnya, ia hendak berobat di Puskesmas Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang karena demam.

Saat diberikan obat turun panas dari puskesmas tersebut, bayi perempuan tersebut malah kejang-kejang dan sempat mengeluarkan busa dari mulutnya.

Namun, Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang, Buceu Gartina menampik kalau obat yang diberikan sudah kedaluwarsa.

Baca juga: Balita Kejang-kejang Setelah Minum Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas di Tangerang

Sebab, dari tulisan yang tertera di obat tersebut menyatakan kalau tanggal kedaluwarsa jatuh pada bukan kelima tahun 2021.

"Sebetulnya obatnya belum kedaluwarsa, masih dapat digunakan sampai akhir bulan," jelas Buceu saat dikonfirmasi, Sabtu (15/5/2021).

Menurutnya, obat yang sudah masuk bulan kedaluwarsa masih bisa dikonsumsi sampai akhir bulan.

Ditanya soal kejang-kejang, pasalnya kesehatan balita itu sendiri harus diperiksa lebih lanjut.

"Jika kejang-kejang dan berbusa harus didukung dengan dasar medis apakah dari obat tersebut, apakah dari hal lainnya," terang Buceu.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved