Wanita yang Memaki Petugas Saat Diminta Putar Balik di Kawasan Anyer Diciduk Polisi

Sebuah video memperlihatkan seorang wanita memaki petugas pos penyekatan di simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.

Editor: Suharno
Tangkapan layar di Instagram
Seorang wanita yang sempat marah-marah atau mengamuk kala diminta putar balik oleh petugas di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan (JLS)Cilegon diciduk. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sebuah video memperlihatkan seorang wanita memaki petugas pos penyekatan di simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, pada Minggu (16/5/2021).

Video tersebut lantas viral setelah diunggah di media sosial. Salah satunya oleh akun bernama @lambeturah. Video itu lantas mendapat respons dari warganet.

Dalam video itu, seorang wanita memakai pakaian berwarna kuning memaki petugas sambil memukul mobil yang ditumpanginya.

Baca juga: Sehari, 357 Pemudik Jalani Rapid Tes Antigen di Pos Penyekatan Kota Depok: Dua di Antaranya Reaktif

Wanita yang ditemani seorang pria menumpang mobil sedan itu diketahui hendak menuju kawasan objek wisata Pantai Anyer.

Selain diminta putar balik, penumpang wanita juga ditegur petugas penyekatan karena kedapatan tidak memakai masker.

Kepada petugas, wanita itu mengaku karena ada neneknya yang meninggal. Karena itu, dia memaksa masuk ke kawasan Anyer.

Baca juga: PBNU Kecam Keras Kejahatan Israel Terhadap Palestina: Hentikan Agresi Militer

“Katanya neneknya meninggal tapi enggak pakai masker,” kata petugas kepada wanita tersebut.

"Sabar, Bu, Istigfar."

TONTON JUGA:

Menanggapi kejadian itu, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk mencari wanita tersebut.

"Kami akan mencari (wanita penumpang mobil), kami akan menyelidikinya, nanti akan kita mintai keterangan," kata Sigit pada Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Rekam Jejak Andre Soelistyo Sang CEO GoTo, Perusahaan Merger Gojek dan Tokopedia

Setelah itu, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan wanita itu.

“Nanti kita koordinasi dengan Satpol PP apakah ditangani mereka atau kita,” ujar Sigit.

Sementara itu, Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rahman mengatakan, pengguna jalan tersebut hendak pergi ke Pantai Anyer.

"Tadi kita cek identitas dan tujuannya karena menuju Anyer kita putarbalikkan," ucap Ali.

Baca juga: Perutnya Terluka Parah seperti Bekas Disayat, Seekor Anjing di Lebak Bulus Dievakuasi Petugas Damkar

Ali mengatakan, meskipun sempat terjadi cekcok antara pengguna jalan dan petugas, namun pengendara tetap diputarbalikkan.

Berdasarkan instruksi Gubernur Banten Wahidin Halim destinasi wisata Provinsi Banten ditutup sementara mulai tanggal 15 sampai 30 Mei 2021.

Sumber: KOMPAS
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved