Breaking News:

Sistem Satu Arah Mulai Diberlakukan di Pulogebang Jakarta Timur

Sudin Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mulai memberlakukan sistem satu arah (SSA) di kawasan Pulogebang, Kecamatan Cakung pada Selasa (18/5/2021).

Penulis: Bima Putra | Editor: Elga H Putra
Istimewa
Pemberlakuan SSA di kawasan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (18/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sudin Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mulai memberlakukan sistem satu arah (SSA) di kawasan Pulogebang, Kecamatan Cakung pada Selasa (18/5/2021).

Kasudinhub Jakarta Timur Bernard Hutajulu mengatakan dalam pemberlakuan SSA guna mengatasi kemacetan pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian arus lalu lintas.

"Meliputi jalan layang Sentra Primer Timur kemudian ke kanan ke arah Terminal Pulogebang. Di Jalan Cakung Cilincing Timur terus ke Stasiun Cakung, ke kanan ke Cakung Cilincing Barat," Benhard di Jakarta Timur, Selasa (18/5/2021).

Lalu dari arah Cakung Cilincing Barat pengguna jalan menuju Flyover Cakung, sementara akses menuju Buaran dari arah Stasiun Cakung belok kiri menggunakan Flyover Cakung.

Kemudian pengguna jalan yang hendak ke kantor Wali Kota Jakarta Timur bisa terus sejajar tol ke kiri masuk ke Jalan dr. Sumarno atau bila ke Bekasi memutar ke kanan yang akses sebelumnya ditutup.

"Sekarang (aksesnya) kita buka karena sudah satu arah dari Sumarno, arah barat ke timur. kelengkapan berupa rambu-rambu dan spanduk berisi pengumuman pemberlakuan SSA sudah dipasang," ujarnya.

Benhard menuturkan sebelum pemberlakuan SSA ini pihaknya sudah melakukan uji coba sehingga kini diberlakukan permanen guna mengurai kemacetan di kawasan Pulogebang.

Untuk sekarang pihaknya bersama Satlantas Jakarta Timur masih melakukan sosialisasi penerapan SSA kepada pengguna jalan sehingga bila ada yang melawan arus belum dikenakan sangsi.

"Satu minggu ini masih kita sosialisasikan. Tadi dengan Lantas kita sepakat masih sosialisasi, tapi kita imbau kepada warga jangan melanggar karena berbahaya, sudah satu arah. Berbahaya kalau terjadi tabrakan," tuturnya.

Baca juga: Aurel Hermansyah Keguguran di Kehamilan Pertama, Ashanty Beri Dukungan Sepenuhnya: Kuatkan Hati

Baca juga: Bocah 10 Tahun Diajak ke Warung Ditukar dengan 4 Buah Gas Melon, Pelaku: Saya Lupa Bawa Uang

Baca juga: Anak Anggota DPRD Kota Bekasi yang Jadi Pelaku Pelecehan Seksual Gadis SMP Belum Ditangkap

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved