Breaking News:

Idul Fitri 2021

Manfaatkan Momen Idulfitri, Bandar Narkoba Selundupkan 180 Gram Sabu di Tangerang

Jajaran Polsek Batuceper berhasil mencokok seorang bandar narkoba yang beroperasi memanfaatkan momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Batuceper melakukan ungkap kasus penangkapan bandar narkoba dengan barang bukti 180 gram narkotika jenis sabu, Rabu (19/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BATUCEPER - Jajaran Polsek Batuceper berhasil mencokok seorang bandar narkoba yang beroperasi memanfaatkan momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Adalah AS seorang bandar narkotika jenis sabu yang diamankan di apartemennya di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Jumat (14/5/2021) lalu.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 180 gram narkotika jenis sabu.

"Ada seberat 180 gram terdiri empat paket, pertama sekira 102 gram, kedua 50,2 gram, ketiga sebesar 18,28 gram, terakhir 7,14 gram sabu," jelas Kasatnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo, Rabu (19/5/2021).

Menurut pengakuan tersangka AS, dirinya baru sekali beraksi sebagai bandar narkoba di Tangerang.

Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Batuceper melakukan ungkap kasus penangkapan bandar narkoba dengan barang bukti 180 gram narkotika jenis sabu, Rabu (19/5/2021).
Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Batuceper melakukan ungkap kasus penangkapan bandar narkoba dengan barang bukti 180 gram narkotika jenis sabu, Rabu (19/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Pasalnya, AS mendapatkan barang haram tersebut dari rekannya di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

"Antara tersangka dan penyuplai ini enggak ketemu langsung sejenis ada perantaranya. Sekali ambil, AS bisa sampai 1 kilogram yang kemudian dipecah-pecah lagi sama dia," terang Pratomo.

AS mengedarkan sabu tersebut hanya sekitar wilayah Tangerang saja yakni Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Tragedi Lebaran, Anak Injak Kepala Bapak Sampai Tewas, Simpati Warga dan Keluarga Justru ke Pelaku

Baca juga: 169.791 Dosis Vaksin Telah Disuntikkan Dalam Dua Tahap di Kota Depok

Baca juga: Seleksi Jalur Mandiri Unsoed Tahun 2021, Begini Panduan Lengkap Pendaftarannya

Menurut Pratomo, tersangka melancarkan aksinya tidak pandang waktu bahkan saat Hari Raya Iduk Fitri 1442 H.

"Tersangka ini melancarkan aksinya kapan saja tidak pandang waktu, dan kebetulan ini bersamaan dengan Operasi Ketupat, jadi bisa dibilang ini memang waktunya bersamaan dengan Operasi Ketupat," kata Pratomo.

Baca juga: Diisukan Jadi Istri Ketiga Ustaz Jefri Al Buchory, Oki Setiana Dewi Beri Pengakuan Ini

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AS disangkakan pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Hukuman yang kita berikan paling minimal 6 tahun penjara dan maksimal bisa 30 tahun penjara," tutup Pratomo.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved