Baru jadi Menantu Lima Bulan, Oknum Polisi Malah Terangsang Lihat Ibu Mertua Sampai Berbuat Cabul

Baru juga jadi menantu selama lima bulan, seorang oknum polisi malah terangsang dengan sosok ibu mertuanya.

Editor: Elga H Putra
Pexels via Kompas.com
Ilustrasi Pencabulan. Baru juga jadi menantu selama lima bulan, seorang oknum polisi malah terangsang dengan sosok ibu mertuanya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GRESIK - Baru juga jadi menantu selama lima bulan, seorang oknum polisi malah terangsang dengan sosok ibu mertuanya.

Bahkan, oknum polisi yang berdinas di Gresik, Jawa Timur ini sampai tega berbuat cabul berulang kali kepada ibu mertuanya.

Dari persidangan diketahui sudah tujuh kali pelaku berinisial NS (36) mencabuli ibu mertuanya yang telah berusia 50 tahun.

Perbuatan cabul yang dilakukan pelaku yakni meraba, memeluk dan menunjukkan kemaluan kepada ibu mertuanya sendiri.

Perbuatan tersebut terjadi sebanyak 7 kali pada kurun waktu akhir tahun 2019 sampai Februari 2020.

Akibat perbuatannya itu oknum polisi itu dijatuhi vonis hukuman penjara selama 3 tahun.

Putusan hukuman penjara ini ditetapkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (20/5/2021).

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Fatkur Rochman.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 289 KUHP. Terdakwa melakukan tindak pidana pencabulan secara berlanjut. Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 3 tahun,” kata Fatkur Rochman saat membacakan putusan.

Lebih lanjut majelis hakim Fatkur Rochman mengatakan, pertimbangan putusan tersebut karena perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat.

Baca juga: Tekanan Batin Masih Numpang di Rumah Orangtua, Penuh Kesadaran Anak Bacok Bapaknya hingga Kritis

Baca juga: Rindu Mudik buat Pemuda Gelap Mata, Curi Motor Saat Salat Ied hingga Tega Tewaskan Wanita Hamil

Baca juga: Ultah Anak Berubah jadi Mencekam, Suami Bacok Istri karena Cemburu Buta Merasa Diselingkuhi

Padahal, seharusnya terdakwa sebagai anggota Polri harus mengayomi dan melindungi masyarakat.

"Hal yang memberatkan yaitu, perbuatan meresahkan masyarakat dan perbuatan terdakwa tidak mencontohkan yang baik dalam keluarga.

Perbuatan yang meringankan yaitu terdakwa sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum," tuturnya.

Putusan tersebut juga sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik Ferry Hary Ardianto, yang menuntut terdakwa NS dihukum selama 3 tahun penjara.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved