Info Kesehatan
Dokter Himbau Jangan Lepas Masker Meski Sudah Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya
dr Erlina mengingatkan kepada masyarakat agar jangan patuh prokes hanya karena takut didenda, takut dijauhi teman-teman, atau takut kehilangan citra.
TRIBUNJAKARTA.COM - Dokter Spesialis Paru dr Erlina Burhan, Sp.P(K) mengimbau agar warga tak langsung melepas masker setelah mendapatkan vaksin covid-19.
dr Erlina mengibaratkan kekebalan tubuh yang terbentuk karena vaksin covid-19 sebagai tentara.
Jadi, saat dosis lengkap telah didapatkan, pasukan tentara di dalam tubuh telah banyak dan memberikan proteksi yang masimal.
Namun demikian, menjadi masalah ketika warga yang telah divaksinasi lengkap tapi abai dengan protokol kesehatan.
Hal ini membuat kondisi tentara akan keletihan dan habis mungkin terjadi.
"Dosis lengkap artinya tentaranya kuat memang, kalau musuh datangnya sedikit, bisa dilawan dengan mudah. Jadi persoalan, ketika musuh yang datang banyak, lama-lama tentaranya kewalahan."
"Terlebih virusnya terus menerus menyerang artinya tubuh terus terpapar dan dengan frekuensi yang sering, orang yang sudah divaksin dosis lengkap tetap akan sakit, atau terpapar tapi tanpa gejala," jelas dr Erlina dalam acara virtual "Apa Syarat Agar Vaksinasi Ampuh Menghentikan Pandemi?" pada Jumat (21/5/2021).
Untuk itu, lanjut dr Erlina, amat sangat penting bagi masyarakat yang sudah divaksinasi dua dosis tetap mematuhi protokol kesehatan, salah satunya tetap menggunakan masker.
"Jangan euforia setelah divaksin, karena vaksin enggak 100% memberi kekebalan. Terus disiplin menjalankan 5M yaitu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menggunakan masker, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan," aku dr Erlina.
dr Erlina mengingatkan kepada masyarakat agar jangan patuh prokes hanya karena takut didenda, takut dijauhi teman-teman, atau takut kehilangan citra di depan masyarakat.
"Pakai masker dan menerapkan 5M lainnya itu harus atas dasar ingin melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain dari paparan Covid-19, bukan semata-mata takut dicemooh teman atau alasan lainnya," tegas dr Erlina.
Jangan Pilih-pilih Jenis Vaksin
Adapun Juru Bicara Vaksinasi Covid-10 Tingkat Pusat dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dr Reisa Broto Asmoro mengimbau warga agar tak memilih-milih jenis atau merek vaksin covid-19.
dr Reisa menilai, vaksin covid-19 yang digunakan sudah mendapatkan izin.
Saat ini vaksin covid-19 yang digunakan dan diberikan gratis kepada warga adalah Sinovac, Sinopharm dan Astraxeneca.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/masker321.jpg)