Politikus PDIP Sebut Banyak Camat dan Lurah di DKI Rangkap Jabatan Karena Tidak Ada Pejabat

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengungkap, banyak lurah dan camat di ibu kota harus rangkap jabatan.

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengungkap, banyak lurah dan camat di ibu kota harus rangkap jabatan.

Sebab, ada ratusan jabatan di kelurahan dan kecamatan di DKI Jakarta masih lowong hingga saat ini.

Hal ini diungkapkan Gembong dalam rapat kerja Komisi A DPRD DKI Jakarta bersama jajaran Pemprov DKI sore tadi.

"Camat satu orang bisa megang dua kecamatan, lurah satu orang bisa megang dua kelurahan, edan," ucapnya, Senin (24/5/2021).

Dengan adanya lurah atau camat yang rangkap jabatan ini, Gembong menyebut, pelayanan Pemprov DKI terhadap masyarakat menjadi tak maksimal.

Baca juga: Wagub Ariza Ungkap Penyebab Belasan Jabatan Eselon II Pemprov DKI Kosong: Ini Kan Biasa

Pasalnya, terlalu banyak persoalan yang harus diselesaikan oleh satu orang lurah atau camat yang rangkap jabatan tersebut.

"Saya tahu di lapangan seperti apa susahnya. Ini apa sih yang menjadi persoalannya," ujarnya penuh tanya.

Politisi senior PDIP ini membeberkan, Asisten Pemerintah DKI Jakarta Sigit Wijatmoko sebelumnya sempat menjanjikan masalah kekosongan jabatan ini bakal rampung sebelum lebaran tiba.

Namun, faktanya kekosongan ratusan jabatan di tingkat kelurahan dan kecamatan ini masih terjadi hingga saat ini.

Baca juga: Anies Baswedan Mengelak Memarahi ASN yang Dijemur Karena Tolak Ikut Lelang Jabatan: Itu Menegur

"Kalau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang teknis silakan (kosong) saya memaklumi, tapi kalau untuk pamong, karena pertimbangan untuk pelayanan masyarakat," tutur anggota Komisi A DPRD DKI ini.

Sigit pun tak membantah bila ada ratusan jabatan di Pemprov DKI yang saat ini masih kosong.

"Jabatan itu tidak hanya lurah camat saja. Artinya, perangkat kecamatan, kelurahan sampai kota, (jumlahnya) sampai ratusan," ucapnya, Senin (24/5/2021).

Walau tak menyebut rinci jumlah jabatan di kelurahan dan kecamatan yang masih kosong, ia menyebut, hal ini sudah berlangsung lama.

Baca juga: TGUPP Dituding Jadi Penyebab ASN Ogah Ikut Lelang Jabatan, Wagub DKI: Saya Tidak Tahu

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved